PEKANBARU – Plh Sekwan DPRD Riau, Khuzairi membantah pihaknya telah melakukan pengusiran saat Teater Selembayung tampil di ruang rapat paripurna sebelum rapat paripurna dengan agenda peringatan HUT ke-66 Provinsi Riau, Rabu (9/8/2023) digelar.

"Bukan pengusiran namun kami hentikan karena pada saat itu rombongan Gubernur Riau, pimpinan DPRD unsur Forkopimda akan memasuki ruangan," kata Khuzairi kepada GoRiau.com, Kamis (10/8/23).

Dijelaskan dalam pelaksanaan rapat paripurna SOPnya tidak ada hiburan melainkan mendengarkan pidato ketua DPRD dan Gubernur Riau, kalaupun ada hiburan sifatnya standby.

"Namun kami beri kesempatan kepada teater Selembayung untuk tampil sebelum rapat paripurna dimulai, terpaksa dihentikan karena rapat akan dimulai," ucap Khuzairi.

Kabag Produk Hukum dan Risalah Setwan DPRD Riau inipun menjelaskan dalam rapat panitia terakhir, Teater Selembayung sepakat akan tampil pada pukul 08:20 WIB dengan durasi paling lama 20 menit, namun pada hari H waktu penampilan jadi molor.

''Pada pukul 08:20 WIB, staf Sekwan sudah menghubungi koordinator Teater Selembayung namun hpnya tak aktif, namun pada pukul 09:19 WIB mereka muncul, nah tak lama kemudian rombongan Pak Gubernur Riau masuk diiringi suara kompang, lalu penampilan mereka dihentikan oleh staf sekwan karena rapat paripurna akan dimulai, jadi sekali lagi tak ada pengusiran, namun dihentikan," ujarnya.

Selain itu lanjut Khuzairi untuk mencocokan jadwal yang sudah tersusun beberapa kegiatan terpaksa dipangkas seperti penampilan artis saat hiburan hanya bisa membawakan dua lagu.

''Termasuk team musik Korsid hanya bisa membawa satu lagu. Ya karena itu tadi kita harus sesuaikan juga waktunya Pak Gubernur sebab jadwal beliau juga padat pada hari itu seperti ditunggu oleh Pangdam dan acara penting lainnya," tutup Khuzairi. ***