SELATPANJANG - Masyarakat Kepulauan Meranti kini memiliki alternatif ruang publik yang edukatif untuk mengisi waktu libur. Mulai Sabtu (19/9/2026), layanan Perpustakaan Meranti resmi beroperasi selama tujuh hari dalam sepekan, memberikan akses literasi yang lebih fleksibel bagi warga pada akhir pekan.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kepulauan Meranti, Dr Abu Hanifah menjelaskan, penambahan jadwal operasional ini merupakan respons pemerintah daerah atas masukan warga yang membutuhkan ruang belajar di luar hari kerja. Perpustakaan didorong untuk bertransformasi dari sekadar tempat meminjam buku menjadi pusat informasi dan wadah pengembangan keterampilan.

"Kita ingin fasilitas ini semakin mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Kehadiran layanan akhir pekan memberi ruang leluasa bagi warga untuk mencari referensi, belajar bersama, maupun berdiskusi," terang Abu Hanifah, Jumat (18/9/2026).

Perluasan layanan ini terintegrasi dengan visi pemerintah daerah dalam mewujudkan sumber daya manusia Kepulauan Meranti yang unggul, agamis, dan sejahtera. Fasilitas tersebut disiapkan untuk mengakomodasi kebutuhan berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, cendekiawan, komunitas, hingga keluarga yang mencari lingkungan nyaman untuk membaca.

Gedung Perpustakaan Meranti berada di bawah naungan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan yang beralamat di Jalan Perumbi, Selatpanjang. Untuk pelayanan pada hari kerja, yakni Senin hingga Jumat, perpustakaan menerima pengunjung mulai pukul 07.30 sampai 16.00 WIB. Sedangkan pada layanan akhir pekan di hari Sabtu dan Minggu, jam operasional berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 12.00 WIB.

"Melalui perluasan jam operasional ini, kami mengajak warga mengisi waktu luang dengan aktivitas positif. Dengan membaca dan menambah wawasan, kita ikut serta menyiapkan generasi penerus yang unggul di masa depan," tutupnya. ***