
PEKANBARU, GORIAU.COM - Jika Gubernur Ibu Kota Negara, Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) mengeluarkan pernyataan mobil murah bikin sumpek, Wakil Gubernur Riau justru memilih untuk tidak berkomentar jauh.
"Intinya kami Pemerintah Provinsi Riau menyerahkan sepenuhnya rencana kehadiran mobil murah ke pihak pemerintah daerah kabupaten dan kota. Kewenangan ditolak atau tidaknya mobil murah berada pada pemerintah daerah kabupaten dan kota. Untuk itu, kami serah itu ke mereka saja," kata Wakil Gubernur Riau Mambang Mit di Pekanbaru, Rabu (25/9/2013).
Menurut Mambang, banyak pandangan masyarakat atau bisa dikatakan prodan kontra atas kehadiran mobil murah tersebut.
Karena pada prinsifnya menurut dia, setiap suatu langkah kebijakan yang diambil oleh pemerintah selalu menuai kritikan dan masukan. "Itu semua baik dan harus menjadi masukan yang membangun bagi suatu daerah. Tentunya harus di pandang dengan pola yang positif," katanya.
Namun demikian, kata dia, semuanya itu dikembalikan pada kewenangan masing-masing pemerintah kabupaten dan kota.(fzr)