PEKANBARU – Pemerintah Kota Pekanbaru kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak sekolah melalui program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG). Program ini merupakan inisiasi Presiden RI yang sejalan dengan langkah Pemko dalam mencegah stunting dan deteksi dini penyakit.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, bersama Wakil Wali Kota, Markarius Anwar, meninjau langsung pelaksanaan PKG di SDN 145 Pekanbaru, SMP Muhammadiyah 1, dan SMA Negeri 2 Pekanbaru, Senin (4/8/2025).

"Nama programnya Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG), jadi murid diperiksa kesehatannya secara jasmani. Mulai dari gizi, tekanan darah, kolesterol, THT, HB dan lainnya. Ini sejalan dengan program kita soal pencegahan stunting. Artinya kita bukan sekadar omong, tapi sudah action," ujar Agung.

Pemeriksaan dilakukan oleh tenaga medis dari puskesmas terdekat dan menyasar siswa dari jenjang SD hingga SLTA, baik di sekolah formal maupun informal. Kegiatan ini bertujuan mendeteksi dini gangguan kesehatan, mencegah stunting, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Wako Agung menyebutkan, pemeriksaan disesuaikan dengan kelompok usia agar lebih tepat sasaran. Program ini terbagi dalam tiga kelompok: anak usia 0–6 tahun, usia sekolah 7–17 tahun, dan kelompok PKG umum untuk masyarakat yang berulang tahun.

"Ini semua sekolah dilakukan di Pekanbaru, dari SD, SMP, SMA juga. Antusias masyarakat tinggi untuk pemeriksaan kesehatan gratis ini," ungkapnya.

Pemko Pekanbaru menargetkan pelaksanaan PKG rampung pada September. Dinas Kesehatan akan mengolah hasil pemeriksaan untuk memetakan potensi penyakit dan kondisi gizi buruk di kota ini. ***