SELATPANJANG – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Agung Darul Ulum, Selatpanjang, Selasa (1/9/2026). Mengusung tema pelestarian bumi dan peradaban, agenda ini menjadi wadah untuk merajut persatuan masyarakat sekaligus sarana edukasi lingkungan.

Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, SM MM mengajak warganya menjadikan kejujuran, kepedulian, dan keadilan Rasulullah SAW sebagai landasan dalam kehidupan bermasyarakat. Ia menilai nilai-nilai tersebut merupakan kunci utama untuk membangun kehidupan daerah yang harmonis.

"Marilah kita kembali kepada akhlak Rasulullah. Perkuat gotong royong, kebersamaan dan kekompakan. Dengan persatuan, kita akan lebih kuat dalam membangun negeri," urainya.

Selain memperkuat ukhuwah Islamiyah, Muzamil secara khusus menyoroti tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian alam. Ia mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dapat memicu kabut asap serta mengganggu kesehatan maupun roda ekonomi daerah.

"Jangan melakukan pembakaran. Kalau melakukan pembakaran, tentu akan berhadapan dengan hukum," tegasnya.

Hujan yang mengguyur wilayah Kepulauan Meranti belakangan ini, tambah Muzamil, merupakan rahmat yang sangat membantu menekan potensi karhutla. Ia meminta masyarakat mensyukuri nikmat tersebut dengan terus menjaga lingkungan masing-masing agar Meranti tetap aman, tenteram, dan kondusif.

Perkuat Keimanan dan Jauhi Prasangka

Dalam sesi tausiyah, Ustaz Dr Syafrinaldi, SH MH MA mengajak jamaah untuk menjadikan momentum Maulid Nabi sebagai sarana introspeksi diri, bukan sekadar agenda seremonial. Ia memaparkan bahwa berbagai persoalan hidup yang muncul di tengah masyarakat sering kali berakar dari merenggangnya nilai-nilai spiritualitas.

"Jangan berprasangka buruk dan jangan mudah menghakimi orang lain. Mari kita cintai Nabi Muhammad SAW dan meneladani akhlaknya," pesannya.

Syafrinaldi memotivasi umat Islam untuk terus mendekatkan diri kepada sang pencipta sebagai jalan keluar dari segala kebuntuan hidup. Ia juga mengubah sudut pandang masyarakat tentang konsep rezeki, yang tidak melulu berupa materi, melainkan mencakup kesehatan, ketenangan batin, hingga kesempatan beribadah.

"Dekatlah kepada Allah, maka Allah akan menyelesaikan masalah kita," tuturnya.

Ia pun mendorong umat Islam yang memiliki kelapangan rezeki untuk memantapkan niat berkunjung ke Tanah Suci Makkah guna menunaikan ibadah haji maupun umrah, serta tidak patah semangat dalam merawat keimanan sehari-hari.

Agenda keagamaan ini turut dihadiri oleh perwakilan Danramil 02 Tebing Tinggi Sertu Pardin Paramai, perwakilan Danposal Selatpanjang Serda Wiyanto, Anggota DPRD Kepulauan Meranti Noli Sugiharto, Kepala Kantor Kementerian Agama Kepulauan Meranti Misyamto, Kepala Kantor Haji dan Umrah Selatpanjang Surasman, MPdI, serta Pengurus Masjid Agung Darul Ulum Ustaz Mustafa, SAg MM.