
SELATPANJANG - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menghadiri Malam Ta'aruf sekaligus Pelantikan Dewan Hakim Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XLIV Tingkat Provinsi Riau Tahun 2026. Rangkaian pembuka acara keagamaan tingkat provinsi ini dipusatkan di Aula SMA Pintar Teluk Kuantan, Jumat (26/6/2026) malam.
Kehadiran Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti diwakili langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab, T Arifin. Acara pembukaan bergengsi ini juga dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Istri Menteri Agama Republik Indonesia, Helmi Halimatul Udhmah dan Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby.
Selain itu, tampak hadir mewakili Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau yakni Asisten I Setda Provinsi Riau, Zulkifli Syukur didampingi Asisten II Setda Provinsi Riau, Helmi D, MPd. Para kepala daerah dari seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Riau beserta perwakilan kafilah peserta MTQ juga ikut memadati lokasi acara.
Asisten I Setda Provinsi Riau, Zulkifli Syukur menyampaikan bahwa dewan hakim yang baru saja dilantik telah melewati proses seleksi terbuka dan sangat profesional. Pemilihan tim penilai ini melibatkan berbagai unsur kredibel seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau, Pemerintah Provinsi Riau, perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan Islam, Baznas, MDI, Ikatan Imam Masjid Indonesia, hingga perwakilan masing-masing daerah.
"Dewan hakim yang ditetapkan merupakan hasil seleksi yang dilakukan secara terbuka dan profesional. Karena itu kami berharap seluruh dewan hakim dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya, menjaga independensi, serta memberikan penilaian yang objektif demi melahirkan peserta terbaik yang layak mewakili Riau," urainya.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Muliardi turut menegaskan bahwa tahapan orientasi dan pembekalan bagi dewan hakim merupakan penentu utama kualitas penyelenggaraan MTQ tahun ini.
"Kepercayaan yang diberikan kepada para dewan hakim adalah amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. Jadilah hakim yang tidak hanya memahami aturan penilaian, tetapi juga mampu menjaga kejujuran dan keadilan. Nilai yang diberikan akan menentukan lahirnya peserta terbaik yang akan membawa nama baik Riau di tingkat nasional," jelasnya.
Merespons pelantikan tersebut, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Kepulauan Meranti, T Arifin menilai pengukuhan dewan hakim sebagai fondasi penting terciptanya kompetisi yang berkualitas dan berintegritas tinggi.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, kami berharap seluruh dewan hakim dapat menjalankan amanah secara profesional, objektif, dan menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan. Dengan penilaian yang jujur, MTQ akan melahirkan qari dan qariah terbaik yang nantinya mampu mengharumkan nama Provinsi Riau di tingkat nasional," ungkapnya.
T Arifin juga menunjukkan optimisme tinggi terhadap kesiapan kafilah Kepulauan Meranti yang segera bertanding di berbagai cabang perlombaan.
"Kami berharap seluruh peserta dari Kabupaten Kepulauan Meranti dapat tampil maksimal, menjaga sportivitas, serta menjadikan MTQ ini sebagai ajang memperkuat syiar Al-Qur'an sekaligus mempererat ukhuwah antar daerah di Provinsi Riau," paparnya.
Sebagai informasi tambahan, perhelatan MTQ XLIV Riau kali ini diikuti oleh 12 kafilah dari seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Riau. Berdasarkan ketetapan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Provinsi Riau, total personel yang terlibat mencapai 816 orang, yang meliputi 808 peserta inti dan 8 peserta cadangan. ***