BENGKALIS, GORIAU.COM -  Pemerintah Kabupaten Bengkalis sangat mendukung Festival Lampu Colok yang digelar setiap malam 27 Ramadan sampai berakhirnya puasa. Tradisi yang sudah ada sejak turun temurun ini diharapkan menjadi ikon budaya dan daya tarik bagi masyarakat, baik masyarakat Bengkalis sendiri maupun dari luar.

Hal itu disampaikan Bupati Bengkalis, H. Herliyan Saleh ketika membuka Festival Lampu Colok yang dipusatkan di Jalan Pramuka Desa Air Putih Kecamatan Bengkalis, Kamis (24/7/2014) malam.

Sebelum membuka secara resmi, Bupati Bengkalis Herliyan Saleh didampingi Sekda H. Burhanuudin bersama kepala SKPD melaksanakan buka bersama di Masjid Taqwa Jalan Panglima Minal Desa Air Putih.

"Ini merupakan rangkaian kegiatan Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Dinas Pariwisata. Festival colok memang kita lakukan setiap tahunnya. Pantauan kita dari tahun ke tahun cipta karya anak muda Bengkalis terus mengalami perkembangan serta animo masyarakat yang menikmatinya pun sangat ramai. Ke depan kita berharap tradisi ini akan terus mengalami peningkatan," ujar Bupati Bengkalis, H Herliyan Saleh ditemui usai membuka secara simbolis pergelaran festival lampu colok di Desa Air Putih, tadi malam.

Menurut Bupati, festival colok merupakan tradisi Kabupaten Bengkalis dalam memperingati malam 27 Ramadan. Diharapkan tradisi yang terus berkembang ini bisa menarik banyak pihak, baik para pemudik yang datang ke Bengkalis atau para wisatawan domestik yang ingin melihat festival lampu colok di Kota Bengkalis.

''Jika setiap tahunnya tradisi api colok di Bengkalis ini terus berkembang, tentunya Pemerintah Kabupaten Bengkalis akan memberikan suatu dukungan yang pasti terhadap tradisi ini. Intinya Pemerintah Bengkalis sangat mendukung festival lampu colok," ungkap Bupati.(jfk)