PANGKALAN KERINCI, GORIAU.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pelalawan dalam Sidang Paripurna Istimewa sempena Hari Jadi Kabupaten itu, Sabtu (12/10/2013) menyatakan saat ini telah ada lebih 200 peraturan daerah yang diterbitkan kaum legislator setempat.
Sidang yang dipimpin oleh Wakil DPRD Pelalawan Kasyadi SH didampingi Wakil Ketua II Ikmal Pasha memulai sidang dengan memaparkan perjalanan Kabupaten Pelalawan sejak dimekarkandari kabupaten induk atau Kabupaten Kampar pada tanggal 12 Oktober 14 tahun lalu.
Dalam pengantar sidangnya, Kasyadi mengatakan bahwa dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Pelalawan yang digalakkan pemerintahdaerah, DPRD Pelalawan telah melakukan berbagai upaya untuk agar pembangunan dapat berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan.
Untuk mendukung roda pemerintahan yang profesional, akuntable dan transparan, DPRD Pelalawan telah menyiapkan perangkat perangkat agarfungsi pengawasan yang dimiliki dewan dapat berjalan beriring dengan jalannya roda pemerintahan.
"Sejak berdirinya Kabupaten Pelalawan 14 tahun silam, Rancangan Peraturan Daerah yang disahkan menjadi Peraturan Daerah oleh DPRDPelalawan berjumlah 223 perda," katanya.
Dengan adanya perda perda yang telah dilahirkan tersebut, sambungnya, ini akan menjadi rambu dalam mengawasi kinerja Pemerintahan Daerah dalam membangun dan mensejahterakan masyarakat Kabupaten Pelalawan sesuai visi dan misinya pembaharuan menuju kemandirianpemerintah dan masyarakat Kabupaten Pelalawan.
"Partisipasi perusaahan perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Pelalawan dapat mempercepat pembangunan daerah, baik melalui, Corporate Social Responsibily (CSR), pajak maupun program program pembangunan lainnya yang ada di perusahaan sangat dibutuhkan untukpembangunan di Kabupaten Pelalawan," ujarnya.
Pasalnya, lanjutnya, untuk membangun sebuah daerah yang belum lama dimekarkan tidak seperti membalikkan telapak tangan. Pembangunan yang sesuai dengan harapan pendiri Kabupaten Pelalawan dan masyarakat tentu membutuhkan dana yang tidak sedikit, dengan melihat potensi-potensi yang ada di Kabupaten Pelalawan, termasuk berdirinya sejumlah perusahaan yang ada di sini.
"Pembangunan yang diharapkan bukan saja menjadi tugas dan tanggung jawab Pemmerintah daerah saja, melainkan peran serta seluruh elemen masyarakat yang secara bersama sama menjaga keamanan tetap kondusif, sehingga roda pemerintahan dapat berjalan dengan baik dan lancar," katanya.
Sementara itu, Bupati Pelalawan HM Harris dalam sambutannya mengatakan bahwa Pemkab Pelalawan terus melakukan berbagai upaya guna memperkuat pembangunan yang disesuaikan dengan kondisi dan tantangan terkini serta tantangan globalisasi yang berada di depan. Untuk itu, adanya perubahan visi Kabupaten Pelalawan dari yang sebelumnya "Terwujudnya Kabupaten Pelalawan yang maju, sejahtera melalui perberdayaan ekonomi kerakyatan yang didukung oleh pertanian yang unggul dan industri yang tangguh dalam amsyarakat yang beradat,beriman, bertaqwa dan berbudaya melayu tahun 2030" dirumuskan menjadi visi pembangunan yang baru "Pembaharuan menuju kemandirianpemerintah dan masyarakat Kabupaten Pelalawan"
"Maksudnya bahwa pembangunan yang dilakukan diarahkan pada upaya mewujudkan Kabupaten Pelalawan yang mandiri, dengan meningkatkandaya saing dalam rangka mencapai kesejahteraan masyarakat melalui perbuahan pola pikir dan pola kerja serta kreatifitas dan keinovasian," tegasnya.
Dikatakannya, bahwa indikator-indikator keberhasilan ekonomi semakin meningkat dan jumlah unit unit infrastruktur yang dibangun semakin banyak. Dan ini merupakan dampak positif dari membaiknya daya saing Kabupaten Pelalawan dan terjaganya suasana kondusif daerah.
Pertambahan investasi yang cukup besar di Kabupaten Pelalawan, masih kata Harris, tentu tidak terlepas dari upaya Pemerintah mempromosikan potensi daerah, serta upaya melindungi investasi yang sudah ada. Kemajuan program pembangunan Kabupaten Pelalawan,dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, meningkatkan indeks pembangunan manusia, mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya ekonomi, serta meningkatkan daya saing daerah menuju peningkatan daya saing nasional, ditetapkan 7 prioritas pembangunan daerah.
"Diantaranya, Pelalawan sehat, Pelalawan Cerdas, Pelalawan Terang, Pelalawan Lancar dan percepatan pembangunan infrastruktur desa/kelurahan, peningkatan ketahanan pangan dan perkebunan, pengembangan objek wisata Bono dan program kawasan teknopolitan," jelasnya
Masih pada kesempatan yang sama, Sidang Paripurna istimewa Hari jadi Kabupaten Pelalawan ke 14 tahun 2013, yang dihadiri Wakil Gubernur Riau HR Mambang Mit di hadapan anggota DPRD Pelalawan, mantan Bupati Pelalawan, Sultan Pelalwan, pendiri Kabupaten Pelalawan, pejabat daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat dalam sambutannya mengatakan bahwa Kabupaten Pelalawan sejak dimekarkandari Kabupaten Kampar terus berkembang dengan pesat.
Keberhasilan-keberhasilan yang diraih Kabupaten Pelalawan tidak terlepas dari cara Pemda mengembangkan potensi daerah untuk menatap masa depan yang lebih baik.
"Seluruh kabupaten yang dimekarkan di propinsi Riau ini tidak ada yang tidak maju, tidak terkecuali Kabupaten Pelalawan. Sejakdimekarkan dari Kabupaten Kampar 14 tahun silam, Kabupaten Pelalawan terus menggeliat, Teknopolitan yang hanya dua di Indonesia,satunya ada di daerah ini merupakan prestasi yang patut dibanggakan semua pihak," katanya.
Usai Sidang Paripurna Istimewa HUT Pelalawan ke 14 di Gedung DPRD Pelalawan, Bupati Pelalawan beserta rombongan langsung menggelar syukuran di Gedung Daerah Laksamana Mangkudiraja. Selain helatan silaturahmi, juga dalam syukuran itu diberikan penghargaan pada 250-an para pendiri Kabupaten Pelalawan serta tokoh-tokoh masyarakat yang telah berjasa dalam mendirikan daerah ini.(ilm)