
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menerima bantuan 50 unit busway dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk menunjang pelaksanaan transportasi Pekansikawan (Pekanbaru, Siak, Kampar dan Pelalawan).
Asisten II Setda Kota Pekanbaru Ir. Dedi Gusriadi, MT mengatakan, bantuan 50 unit busway ini akan tiba sekitar April 2016 mendatang. Nantinya bus ini akan dipergunakan untuk melayani rute Pekansikawan antara Pekanbaru, Siak, Kampar dan Kabupaten Pelalawan.
"Sebanyak 50 unit busway tersebut nantinya akan digunakan untuk menunjang kerjasama kawasan Pekansikawan," kata Dedi, Senin (14/12/2015).
Untuk itu Asisten II meminta kepada Dinas Perhubungan Komunikasi dan informasi Kota Pekanbaru berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan tiga kabupaten untuk menentukan nama busway, trayek, koridor, dan jalur transportasi yang akan dilalui nantinya.
Menurut Dedi lagi, konsep yang dibuat Pemko Pekanbaru dan Pemkab tiga kabupaten tentang kerjasama kawasan Pekansikawan ini sama dengan konsep yang dibuat Pemerintah Jabodetabek guna meningkatkan transportasi darat dan percepatan pembangunan daerah satelit.
"Dalam melanjutkan kerjasama kawasan Pekansikawan perlu percepatan pembuatan masterplan supaya output-nya terdapat  benang merah, yakni terkait tanggung jawab bagi pemerintah dalam penganggaran, karena dananya sudah dianggarkan pada tahun 2016," lanjut Dedi Gusriadi.
Pada Rapat Koordinasi Kerjasama Kawasan Pekansikawan yang digelar di Hotel Primier, Senin (14/12/2016), pihak penyelenggara menghadirkan pemateri Kasubdit Administrasi Kawasan Perkotaan dari Kementrian Dalam Negeri, I Nyoman Suartawan, yang mengangkat tema Urgensi Kerjasama dalam Mewujudkan Pembangunan Kawasan Perkotaan Berkelanjutan.
Nyoman Suartawan mengatakan, Pekanbaru layak dijadikan sebagai kota metropolitan karena sudah memenuhi persyaratan yang ditentukan yakni jumlah penduduk di atas satu juta jiwa berdasarkan PP nomor 26 tahun 2008 tentang RTRWN. Saat ini Penduduk Kota Pekanbaru berjumlah 1,1 juta jiwa.
Sementara Kabag Kerjasama Setda Kota Pekanbaru Ir. H. Zulkarnain, M.Si mengatakan, Rapat Koordinasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan sudut pandang antara kabupaten dan kota terkait percepatan terwujudnya kerjasama kawasan Pekansikawan. rls