TELUKKUANTAN – Masyarakat Sentajo Raya mengapresiasi Ikatan Keluarga Sentajo Raya (IKA Sentra) Pekanbaru yang mendukung penuh jalur-jalur dari kecamatan tersebut berlaga di Festival Pacu Jalur Nasional 2026.

Seperti yang disampaikan tokoh muda Sentajo Raya, Syafrinius, Sabtu (22/8/2026) pagi di Telukkuantan. Dia memberikan apresiasi mendalam kepada IKA Sentra atas kontribusi dan kepedulian mereka terhadap jalur-jalur Sentajo Raya.

Memasuki hari keempat ini, Kecamatan Sentajo Raya hanya menyisakan satu jalur, yakni Keramat Jubah Merah IKA Sentra dari Desa Muaro Sentajo.

"Kita apresiasi dunsanak di rantau yang tidak lupa asal dan akar budayanya," ujar Syafrinius yang juga merupakan pengamat pacu jalur.

"Kepedulian warga Sentajo di perantauan tentu menjadi pelecut semangat jalur Keramat Jubah Merah," tambahnya.

Dukungan dari para perantau dinilai menjadi dorongan moral maupun material yang signifikan bagi para atlet dan pengurus jalur dalam mengarungi kompetisi tahun ini. Syafrinius menegaskan bahwa sinergi antara warga di kampung halaman dan perantauan merupakan kunci utama menjaga kelestarian tradisi pacu jalur yang telah mengakar secara turun-temurun.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat Sentajo, baik yang menetap di desa maupun yang sedang menuntut ilmu dan bekerja di luar daerah, untuk menyatukan dukungan moral.

"Mari kita bersama-sama mendoakan jalur Keramat Jubah Merah agar mampu menembus babak final dan keluar sebagai juara," katanya.

Berdasarkan hasil undian, Keramat Jubah Merah akan menantang jalur Rajo Bujang dari Desa Padangtanggung, Pangean. Keramat Jubah Merah vs Rajo Bujang akan berpacu pada hilir ke-25. Keramat Jubah Merah berada di jalan kiri dan Rajo Bujang jalan kanan.

Untuk diketahui, IKA Sentra merupakan paguyuban perantau asal Sentajo Raya yang berada di Pekanbaru. Saat ini, IKA Sentra diketuai oleh Supriadi SHut, MT yang juga merupakan Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau.***