
PEKANBARU, GORIAU.COM - Dalam rangka memberikan pengetahuan kepada masing-masing petugas pada Cabang Olahraga (Cabor), Sub Pengurus Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) dan PB PON XVIII Provinsi Riau, Bidang Logistik PB PON Riau mengadakan Bimbingan Teknis Penatausahaan dan sistem informasi manajemen barang PON.
Kegiatan ini berlangsung di hotel Gran Zuri Pekanbaru, Selasa (28/8). Penanggung jawab kegiatan Bimtek H Agustaruddin mengatakan, pada penyelenggaraan olahraga seperti PON akan banyak barang yang digunakan. ''Peralatan-peralatan itu harus memberi manfaat, seteleh digunakan ada yang akan dikembalikan kepada pemerintah, karena itu perlu diketahui bagaimana cara menyimpannya, merawatnya, dan dipertanggung jawabkan, inilah maksud dari diadakannya Bimtek ini,'' katanya.
Dijelaskannya, usai penyelenggaraan PON, semua peralatan atau barang yang digunakan tidak bisa begitu saja dibiarkan, semuanya harus jelas keberadaannya, jika rusak, hilang dan lainnya harus dicatat.Tidak menutup kemungkinan apa-apa yang digunakan pada pelaksanaan PON itu akan diperiksa oleh BPKP, BPK, bahkan sampai pada KPK.
''Kita tidak perlu takut, jika kita memang melakukan pencatatan dengan baik terhadap semua peralatan dan barang yang digunakan,'' ujarnya.
Sementara, Ketua Panitia acara Sayuti menyebutkan peserta dari kegiatan ini sebanyak 53 orang dari PB PON dan perwakilan cabang olahraga, dan perwakilan sub PB PON Kabupaten/Kota, kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yakni pada tanggal 28-29 Agustus 2012.
''Kita minta kepada seluruh peserta bisa mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya, agar nanti usai PON semua barang atau peralatan yang digunakan bisa dicatat dengan baik dan dapat dipertanggung jawabkan,'' pungkasnya. (rls)