JAKARTA - Program 5 atlet menuju pentas dunia akan diluncurkan Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) pimpinan Luhut Binsar Pandjaitan. Kelima atlet itu akan dijaring Tim Talent Scouting dari berbagai daerah yang dianggap potensial.

"PB PASI tak mau menjanjikan yang muluk-muluk dalam pembinaan atletik ke depan. Kita akan fokus membina 5 atlet yang dijaring dari berbagai daerah untuk dipersiapkan secara serius agar mampu menembus prestasi dunia," kata Luhut Binsar Pandjaitan saat meninjau latihan Lalu Mohamad Zohri dan Sapwaturrahman yang akan tampil pada "Ready Steady Tokyo" sebagai Test Event sekaligus babak kualifikasi Olimpiade di Tokyo, Jepang, Minggu, 9 Mei 2021.

Rencananya, kata LBP panggilan akrab Luhut Binsar Pandjaitan, Tim Talent Scouting akan bergerak usai Olimpiade Tokyo 2021. Mereka akan berkeliling ke Papua, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB). "Atlet dari Papua itu khusus nomor lempar, NTT untuk Marathon sedangkan NTB untuk sprinter. Dan, mereka akan ditangani pelatih yang berkualitas," jelasnya.

"Jika program 5 atlet ini sukses maka kita akan menambah jumlah atlet yang akan dibina untuk nomor-nomor lain," tambah LBP yang juga Menteri Koordinator Maritim dan Investasi ini.

Selain fokus untuk membina 5 atlet, LBP juga merencanakan akan membangun lapangan atletik di Pengalengan, Jawa Barat. Tujuannya untuk menjadikannya sebagai tempat latihan atlet pelatnas. "Pengalengan itu tempat yang ideal. Udaranya tipis akan membuat paru-paru atlet bisa lebih kuat," ungkapnya. ***