
KAMPAR, GORIAU.COM - Kabupaten Kampar, Provinsi Riau sangat potensial biladijadikan lumbung sapi, karena memiliki banyak pakan yang bisa diolah sebagai makanan ternak, salah satu diantaranya adalah pelepah sawit yang di fermentasikan.
Begitu dikatakan Bupati Kampar, Jefry Noer saat memberi motivasi kepada peserta pelatihan P4S bidang Peternakan, di lokasi pertanian terpadu, Desa Kubang Jaya, Kamis (14/5)
Jefry menjelaskan, pelepah sawit yang diolah sedemikian rupa, mulai dari penghalusan menggunakan chooper blender, kemudian difermentasikan, akan sangat membantu meringankan beban masyarakat dalam pembiayaan pakan ternak, selain itu, akan tahan lebih lama untuk dijadikan persediaan pakan bila disimpan dalam jangka waktu yang cukup lama.
Kedepan, pemerintah akan menyediakan satu unit mesin chooper blender disetiap Kecamatan dan bisa digunakan secara bergantian oleh setiap Desa untuk membuat pakan bagi ternak mereka.
"Kita mau Kampar swasembada Sapi, telur ayam, ikan, cabe dan bawang, untuk itu dengan berternak sapi,Sepuluh orang saja Perdesa, yang merupakan salah satu program inti dari Rumah Tangga Mandiri Pangan Energi (RTMPE), maka swasembada yang kita inginkan akan segera terwujud," ujar Jefry.
Saat ini, kebutuhan sapi untuk hari raya kurban di Provinsi Riau masih mengalami kekurangan yang cukup banyak, hampir Dua Puluh Tujuh Ribu ekor setiap tahunnya, untuk itu, dengan terwujudnya program RTMPE disetiap Desa maka, kebutuhan sapi tersebut akan dapat kita tutupi. (rls)