PEKANBARU, GORIAU.COM - Kamis (12/6/2014) pagi ini, Gubernur Riau (Gubri), H Annas Maamun dijadwalkan akan mengupas dan membahas masalah Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Provinsi Riau di Balai Adat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR).

Masalah RTRW sudah menjadi pembahasan hampir di semua pemerintahan, baik provinsi hingga kabupaten/kota di Riau. Kendala pengembangan sejumlah wilayah di Riau mengerucut ke arah RTRW.

Informasi ini disampaikan Kepala Biro Humas Setdaprov Riau, Yoserizal Zen kepada wartawan, Kamis (12/6/2014). "Rencananya Pak Gubernur akan membahas masalah RTRW di LAMR pagi ini," terang Yoserizal.

Sejak diusulkan 18 bulan yang lalu, berkas usulan RTRW Riau hanya 'duduk manis' di meja Menteri Kehutanan (Menhut), Zulkifli Hasan. Proses terakhir penandatanganan tidak juga dilakukan.

Sementara berdasarkan Tim Terpadu yang sudah dibentuk Menhut untuk mengecek dan melihat kondisi kawasan di wilayah Riau sudah menyetujui dan menandatangani.

Namun satu-satunya kendala aalah tidak maunya Menhut menandatangani. Kondisi ini yang masih mengganjal sejumlah wilayah di Riau tidak bisa dikembangkan secara maksimal.

Hampir 80 persen wilayah di Riau masih diklaim Kemenhut RI masuk dalam kawasan hutan. Sementara faktanya, kawasan tersebut dibangun berbagai sarana dan prasarana.

Baik pemukiman warga, pertokoan, perusahaan-perusahaan, bahkan perkantoran.***