
PEKANBARU - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru pada Kamis (16/4/2020) pagi ini, mencatat ada 35 titik panas atau hotspot yang terdeteksi di Provinsi Riau. Jumlah ini diketahui meningkat jika dibandingkan sore kemarin yang tercatat 26 titik panas.
Forecaster Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, Yudhistira mengatakan, bahwa 35 titik panas yang berada di atas level 50 persen ini, tersebar di sembilan kabupaten dan kota se-Riau.
"Di Kota Dumai yang terbanyak yaitu sembilan hotspot. Diikuti Kabupaten Kepulauan Meranti delapan hotspot, Indragiri Hilir enam hotspot, Bengkalis empat hotspot, Siak tiga hotspot, Pelalawan dua hotspot, serta Kampar, Rokan Hulu dan Indragiri Hulu masing-masing satu hotspot," kata Yudhi di Pekanbaru, Kamis (16/4/2020).
Apabila mengacu pada Satelit LAPAN, level confidence atau tingkat kepercayaan titik panas maupun titik api ini dibagi menjadi tiga kategori yakni rendah, sedang dan tinggi.
Dan jika dikonversi ke dalam persentase berturut-turut adalah 0-29 persen untuk level confidence rendah, 30-79 persen untuk level confidence sedang dan 80-100 persen untuk level confidence tinggi dapat diduga sebagai titik api.
"Ada satu titik yang berada di Kota Dumai diduga sebagai titik api karena berada di level confidence tinggi. Selebihnya berada di level confidence sedang dan rendah," tukasnya.***