
DUMAI - Dalam helat Pembukaan Musabaqoh Tilawatil Quran Provinsi (MTQ) Riau ke 36 di Kota Dumai, Minggu sore (12/10/2017), dinodai oleh ulah oknum petugas Dinas Perhubungan Dumai yang diduga arogan. Oknum itu menyuruh pengemudi kendaraan roda empat untuk memindahkan kendaraan dari Jalan HR Soebrantas.
Alasan oknum petugas tersebut karena sepanjang Jalan HR Soebrantas, harus steril dari kendaraan roda empat dan dua. Sementara pantauan GoRiau.com sejumlah kendaraan roda empat (mobil) masih terparkir rapih dengan susunan miring.
Puluhan mobil masih terlihat terparkir mulai dari bundaran Jalan Putri Tujuh hingga Simpang Jalan Sudirman. Tidak ada tanda-tanda, areal tersebut diharuskan steril. Petugas Dinas Perhubungan Dumai hanya berdiri saja.
Edward salah seorang warga Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, menceritakan kepada GoRiau.com, saat dirinya memarkirkan kendaraan di Jalan HR Soebrantas, kalau mobil lainnya masih terparkir.
"Mobil yang terparkir ini sudah kita minta untuk dipindahkan," kata Edward menirukan ucapan salah satu oknum petugas Dinas Perhubungan Dumai dengan mata tajam pada dirinya.
Dikatakan Edward, kalau memang Jalan HR Soebrantas harus steril. Kenapa masih ada kendaraan yang terparkir. Juga tidak ada tanda-tanda yang menyatakan jalan tersebut harus steril.
"Kalau memberitahukannya dengan bagus, kita juga enak, jangan arogan. Sementara sampai pukul 18.30 WIB, masih ada kendaraan yang parkir," ungkap Edward.
Plt Kepala Dinas Perhubungan Dumai, Asnar saat dikonfirmasi GoRiau.com mengatakan, Jalan HR Soebrantas dan Jalan Sudirman (depan Bukit Gelanggang) harus ditutup dan disterilkan. Namun kedua jalan tersebut masih bisa dilalui kendaraan hingga pukul 18.30 WIB.
"Untuk oknum petugas yang arogan akan kita tegur. Hal ini sangat kita sayangkan terjadi," jelas Asnar.
Hingga berita ini diterbitkan, Jalan HR Soebrantas masih bisa dilalui kendaraan. ***