
PASBAR - Dalam rangka meningkatkan wawasan dan pengetahuan aparatur dan perangkat nagari, jajaran Nagari Sasak, Kecamatan Sasak Ranah Pasisie, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Sumbar mengadakan Pelatihan Peningkatan SDM Aparatur selama empat hari di Hotel Rocky Padang.
"Pelatihan yang dilaksanakan dengan menghadirkan narasumber tingkat provinsi dan kabupaten. Pelatihan diikuti 56 orang peserta," kata Pj Wali Nagari Sasak Efrizal SH, kemarin.
Ia mengatakan, peserta pelatihan mulai dari unsur perangkat Nagari Sasak, perangkat Nagari Persiapan Maligi, Nagari Persiapan Padang Harapan, Nagari Persiapan Ranah Pasisie, unsur PKK, Badan Musyawarah Nagari Sasak, dan Lembaga Pemberdayaan Nagari.
Peserta pelatihan saat mendengarkan materi dari provinsi Sumbar Muklis, SE.M.SI.
Dalam pelatihan yang dilaksanakan di Padang ini, pihak Nagari Sasak mendatangkan narasumber dari tingkat Provinsi Sumbar dan Pemkab Pasbar.
Di antaranya Etris Dsem SSTP MSi selaku Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN), Jon Wilmar selaku Kabag Pemerintahan Nagari, Maiboni SE selaku Sekretaris BPKD, Setia Bhakti SH selaku Kabag Hukum, Muklis SE MSi selaku tenaga ahli dari Pemprov Sumbar, dan lainnya .
Etris Dsem, S.STP.M.SI Kepala DPNM Pasbar dan PJ Wali Nagari Sasak saat memberikan arahan ke peserta pelatihan.
Materi yang diberikan cukup beragam, antara lain Inklusi Sosial dalam Proses Perencanaan Pembangunan Nagari, Teknis Perencanaan Pembangunan Nagari, Penatausahan, Pertanggungjawaban dan Pelaporan Pengelolaan Keuangan Nagari, Arah Kebijakan Pembangunan Perencanaan Pembangunan Nagari, dan lainnya.
Menurutnya, dilibatkannya seluruh para pejabat wali nagari beserta perangkatnya bertujuan untuk selain menambah wawasan juga meningkatkan hubungan kemitraan, sehingga pola kerja antara nagari persiapan dan nagari induk berjalan dengan lancar serta saling mengisi dalam menjalankan roda pemerintahan dengan baik nantinya.
Penyerahan secara Simbolis perlengkapan pelatihan dan okarde dari camat dan wali, bamus ke peserta.
"Untuk kegiatan ini nagari menghabiskan dana sekitar Rp161.193.000 yang diambil dari Silpa alokasi dana nagari tahun 2017," terang Efrizal.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) Kabupaten Pasaman Barat, Etris Dsem SSTP MSi, memberikan apresiasi terhadap kegiatan pelatihan yang dilaksanakan pemerintahan Nagari Sasak.
Peserta pelatihan saat berfoto bersama.
Hal itu bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan perangkat nagari dalam menjalankan roda pemerintahan dan pelayanan pada masyarakat.
Diharapkan pelaksanaan program nagari harus sesuai dengan potensi nagari yang ada, seperti Nagari Sasak harus fokus pada pembangunan di bidang pariwisata dan perikanan. Ini disebabkan karena Nagari Sasak berada di area pesisir pantai.
Peserta pelatihan aparatur dan lembaga nagari sasak, tampak serius mendengarkan narasumber.
Khusus untuk nagari persiapan, saat ini hanya tinggal satu tahap lagi yang merupakan kerja berat bagi seluruh perangkat guna mewujudkan nagari defenitif yang saat ini dalam proses persiapan. (rio/adv)