
SIAK SRI INDRAPURA - Wakil Bupati Siak, Alfedri, mengimbau Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kecamatan Koto Gasib untuk terus mengembangkan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) nya.
"Pola kerja dan sistem pelayanan harus terus di tingkatkan. Sumber-sumber PAD harus dikembangkan. Jangan bergantung pada satu hal saja," ungkap Alfedri ketika menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) Kecamatan Koto Gasib yang merupakan kecamatan terakhir pelaksanaan Musrembang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak tahun anggaran 2017.
Lanjutnya, penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk 5 tahun kedepan diperlukan ketelitian dalam penggunaan anggaran. Pasalnya, terjadi pemangkasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Siak 2016 yang sangat fantastis yaitu dari Rp2,5 triliun dipotong sekitar Rp500 miliar.
"Kita harus melakukan penghematan yang sangat signifikan, melihat kondisi penurunan harga minyak dunia yang tidak menentu," ungkapnya lagi.
Agar tidak terjadi defisit anggaran, lanjut Alfedri, ia bersama Bupati Siak mengimbau SKPD mengembangkan PAD nya. Selain itu, pihaknya juga berharap hasil musrembang tersebut dapat menghasilkan sesuatu yang dapat diusulkan ke tingkat Provinsi Riau.
"Untuk itu mari kita bersama-sama menyinergikan pemikiran kita dalam membangun Kabupaten Siak ini lebih baik kedepannya," pungkas orang nomor dua di Siak tersebut. ***