
PEKANBARU, GORIAU.COM - Walau kebakaran hutan dan lahan di Riau nihil dan cuaca mulai cerah, Satuan Tugas (Satgas) Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) tetap standby di lokasi bekas terbakar untuk mengantisipasi munculnya titik api kembali.
"Tim kami tetap memadamkan api, karena lahan yang terbakar merupakan lahan gambut, kami pastikan bara api yang ada tidak lagi membesar," ujar Kepala BPPD Provinsi Riau Edwar Sanger yang juga Wakil Ketua Satgas Karlahut, Senin (12/10/2015).
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru merilis titik api di Riau Senin (12/10/2015) nihil. Secara umum arah angin bergerak dari tenggara ke selatan dengan kecepatan 05-15 knot (09-27 km). Visibility Pekanbaru 2000 meter, Rengat 5000 meter dan Dumai 3000 meter.
"Sumatera Selatan masih terbanyak hotspot di Sumatera yakni 19 hotspot, disusul Lampung 3 sedangkan Riau nihil," ujar Kepala BMKG Perwakilan Pekanbaru, Sugarin.(rls)