PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau menargetkan peningkatan kualitas sarana pendidikan dan kesejahteraan tenaga pendidik secara bertahap pada 2027 di tengah tantangan fiskal daerah. Rencana itu disampaikan dalam Puncak Anugerah Pendidikan Riau 2026 yang berlangsung di Gedung Daerah Balai Serindit, Rabu (20/5/2026).

"InsyaAllah, dengan kondisi fiskal daerah yang mulai membaik pada tahun 2027, Pemprov Riau akan terus berupaya meningkatkan kualitas, pemerataan, dan kesejahteraan tenaga pendidik secara bertahap dan berkeadilan. Termasuk perhatian terhadap guru non-ASN yang selama ini tetap mengabdi dengan penuh ketulusan," terang Asisten III Setdaprov Riau, M Job Kurniawan.

Pendidikan tetap menjadi prioritas utama Gubernur Riau meskipun beberapa tahun terakhir pemerintah provinsi maupun kabupaten kota menghadapi kendala anggaran yang cukup berat. Upaya perbaikan sarana dan prasarana pendidikan juga terus berjalan, salah satunya melalui kucuran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun ini untuk merevitalisasi sejumlah sekolah.

Keberhasilan sektor pendidikan membutuhkan keterlibatan dari seluruh elemen masyarakat dan dunia usaha, bukan sekadar tanggung jawab pemerintah semata.

"Oleh karena itu, mari kita terus bergerak bersama, bersinergi, dan bekerja keras untuk menciptakan pendidikan yang bermutu dan merata di Provinsi Riau. Karena masa depan Riau ada di tangan generasi muda kita hari ini," ajaknya.

Dukungan sinergi ini sejalan dengan pandangan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya. Keterlibatan aktif lintas sektor menjadi pondasi penting untuk memastikan hak dasar pendidikan anak-anak terpenuhi dengan baik.

"Untuk meningkatkan mutu pendidikan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah saja. Perlu peran aktif masyarakat, dunia usaha, dan lainnya, karena pendidikan adalah hak dasar anak-anak," urainya.

Kolaborasi yang kuat dari berbagai pihak diyakini akan mempercepat pencapaian target sumber daya manusia yang mumpuni.

"Mari kita berjuang bersama memajukan pendidikan anak bangsa, jangan pernah lelah untuk memberikan yang terbaik termasuk visi misi negara yaitu Indonesia Emas 2045 mendatang perlu SDM yang berkualitas pendidikan yang terbaik," tandasnya. ***