TEMBILAHAN- Operasi katarak dan bibir sumbing secara gratis telah beberapa kali diselenggarakan di Ibukota Kabupaten Inhil, namun demikian, banyak masyarakat dari daerah yang tidak bisa mengikutinya karena terkendala dalam hal pembiayaan.

Letak geografis Inhil yang banyak perairan, membuat alat transportasi air lebih banyak digunakan, sehingga untuk sampai ke Ibukota Kabupaten memerlukan ongkos yang lumayan besar.

Untuk itulah, Ketua Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Inhil, Zulaikhah Wardan mengajak semua pihak untuk memikirkan hal ini, karena menurutnya hal ini tidak bisa dibiarkan begitu saja.

''Bagi warga kita yang ingin mengikuti operasi katarak dan operasi bibir sumbing gratis mereka terhalang biaya transportasi dan pendamping untuk menuju ke kabupaten. Menurut saya inilah salah satu masalah yang perlu kita pikirkan bersama bagaimana kita bisa membantu warga kita yang ingin mengikuti operasi gratis di kabupaten ini,'' ujar wanita yang akrab disapa Ikha itu saat menyerahkan bantuan satu unit kursi roda dan sembako kepada anak yatim, Jumat (3/2/2017) di kantor K3S Inhil.

Misalnya saja dikatakannya dibantu biaya transport dari daerahnya, yaitu dari kecamatan atau desa untuk menuju ke kabupaten sehingga mereka bisa datang ikut operasi gratis dan terbantu transportnya serta pendampingan selama berada di kabupaten.

''Semoga pemerintah melalui SKPD terkait dapat memprogramkan hal tersebut yaitu bantuan transportasi pendamping pasien untuk berobat di Kabupaten Inhil,'' lanjutnya.

Sementara itu, dalam rangka kerjasama dengan K3S Riau, ia berharap agar terus bisa dilaksanakan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan di bidang kesejahteraan sosial.

''Kedepannya kita juga masih berharap bantuan dari BK3S Riau kiranya bantuan-bantuan yang dulu pernah ada agar diadakan kembali seperti bantuan untuk rekomendasi berobat pasien dari kabupaten ke provinsi,'' tukas Zulaikhah Wardan.adv#INHIL