
SIAK - Memiliki warga mencapai 20 ribu jiwa, Camat Koto Gasib Dicky Sofyan mengajak seluruh Stakeholder terkait, termasuk Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan berperan aktif memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakatnya.
Salah satu program TP PKK Kecamatan Koto Gasib yang sangat menyentuh masyarakat dan membantu program pusat untuk menekan angka kematian pada ibu dan anak yaitu Sipandu (Sistem Persalinan Terpadu) yang memiliki grup WhatsApp khusus. Kapan waktu ibu hamil itu persalinan juga tercatat dengan lengkap.
Seluruh ibu hamil yang ada di Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, Riau ini kontak personnya dimasukan dalam grup yang di dalamnya ada Camat, Ketua TP PKK Koto Gasib. Ada juga tim medis dari puskesmas, karena ada juga pendampingan kepada ibu hamil hingga persalinan.
"Apapun kendala dan masalah yang dirasakan ibu hamil dengan kehamilannya bisa disampaikan dalam grup tadi, tim media akan memberikan solusi awal untuk menanggulanginya. Namun jika beresiko tinggi, tim medis dari puskesmas akan turun langsung untuk mengecek kondisinya," kata Ketua TP PKK Koto Gasib Nila Sasmita SKM.
Sejauh ini, program Simpadu ini sangat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat. Dimana mereka dapat berkonsultasi seputar makanan bergizi untuk ibu hamil dan hal lain tentang persiapan persalinan secara gratis dengan tim medis yang ada di dalam grup WhatsApp.
"Bahkan begitu sudah mendekati waktu persalinan tim yang ada di grup Simpadu ini juga sudah mempersiapkan ibu hamil tersebut untuk dibawa ke puskesmas terdekat. Ini bagian dari pelayanan yang bekerjasama dengan pemerintah kecamatan Koto Gasib," sebut Nila lagi didampingi ketua Pokja 4 Desmawati.
Masih banyak lagi program PKK Kecamatan Koto Gasib yang dipaparkan kepada Ketua TP PKK Kabupaten Siak Hj Misnarni yang juga memeriksa dokumen kineja PKK Kecamatan Koto Gasib tersebut.
"Pengurus PKK itu harus mampu mengikuti perkembangan zaman dan menggunakan teknologi dalam bertukar pikiran. Yang dilakukan PKK Kecamatan Koto Gasib salah satunya dengan membuat Simpadu memanfaatkan teknologi," sebut Hj Misnarni.
Pengemasan kegiatan PKK ini perlu dengan cara lebih kreatif dan tepat sasaran agar PKK di Kabupaten Siak ini lebih maju lagi. "Kader PKK juga harus bisa menyelaraskan program kegiatan dengan semangat yang digagas oleh Pusat, dan penting melakukan gerakan dari bawah," sebutnya lagi. ***