PEKANBARU - Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh Nahdatul Ulama (LazisNU) bekerjasama dengan Alfamart menggelar sunatan massal untuk anak-anak, menggunakan dana donasi konsumen Alfamart. Sunatan ini digelar di dua lokasi, yakni di Kota Bangkinang dan di Rumah Sakit Syafira Kota Pekanbaru.

Dana donasi konsumen yang dihimpun Alfamart di kelola oleh Yayasan LazisNU, yang diwujudkan sebagai bantuan sosial bagi keluarga kurang sejahtera. Selain itu donasi ini juga direalisasikan oleh Yayasan BM Cinta Indonesia (BMCI) dalam bentuk pembagian sembako bagi keluarga kurang mampu di pelosok Provinsi Riau.

“Sebagai toko komunitas yang tersebar hampir di seluruh Indonesia, kami mengajak peran aktif pelanggan untuk ikut membantu saudara-saudara kita lain yang membutuhkan bantuan,” ungkap Solihin selaku Corporate Affair Director Alfamart.

Menurutnya, program Donasi Konsumen Alfamart telah mendapatkan legalitas izin resmi pemerintah melalui Kementerian Sosial dan Kementerian Agama, dimana laporan pertanggungjawabnya diberikan secara periodik.

Ads
Solihin mengungkapkan, dana konsumen Alfamart selalu disalurkan kepada yayasan sosial yang kredibel. Untuk dapat disebut kredibel, beberapa syarat harus dimiliki oleh yayasan sosial tersebut, diantaranya memiliki izin resmi, memiliki struktur organisasi yang jelas, mempunyai program bermanfaat, kredibel dan bisa dipertanggungjawabkan.

"Selama tahun 2018 ada 3 yayasan yang kita percaya. Semua dana donasi konsumen kita salurkan ke yayasan," ujarnya.

Pada periode Januari hingga Maret 2018, donasi konsumen disalurkan melalui yayasan BMCI, dengan izin dari Kementerian Sosial No SK 285/HUK-UND/2018. Donasi yang terkumpul sebesar Rp2.227.051.335 berupa 20.000 paket sembako untuk keluarga prasejahtera, selain itu juga diberikan kepada pengungsi bencana alam.

https://www.goriau.com/assets/imgbank/26022019/alfamartjp-7840.jpg

Sedangkan pada periode April hingga Juni 2018, donasi Rp2.262.453.760 disalurkan melalui Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU). Izin LAZISNU dikeluarkan oleh Kementerian Agama no SK Kemenag 255/2016.

Penyalurannya berupa kegiatan khitan massal yang diselenggarakan di 31 kota/kabupaten dan juga untuk perbaikan sarana prasarana rumah ibadah.

“Donasi untuk khitan massal gratis ini bermanfaat bagi ribuan anak yang kurang mampu untuk menjalankan salah satu ibadah mereka menuju aqil balig,” timpal Solihin.

Yayasan ketiga adalah Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Muhammadiyah (LAZISMU), untuk penggalangan donasi periode Juli sampai Desember 2018.

“Untuk pertama kalinya Donasi Konsumen Alfamart disalurkan melalui LAZISMU, dan programnya untuk bidang pendidikan jadi sangat penting, karena bisa ikut mengantarkan adik-adik kita yang membutuhkan untuk menggapai cita-citanya” ujar Solihin.

LAZISMU adalah yayasan nirlaba bidang sosial yang telah mendapatkan izin dari Kementerian Agama, yakni SK Kemenag no. 730/260. Programnya berupa renovasi 20 gedung sekolah dan pembagian perlengkapan sekolah untuk siswa 6500 siswa SD yang didalamnya terdapat seragam sekolah, buku tulis, peralatan tulis, tas dan sepatu. Selain itu juga 1200 paket hygiene family kit untuk bantuan sosial kemanusiaan. Dalam 6 bulan penggalangan terkumpul donasi Rp4.181.506.113.

Donasi Konsumen Alfamart setidaknya mampu membantu sesama yang membutuhkan bantuan di berbagai sektor mulai dari sosial kemanusiaan, kesehatan, serta pendidikan. Prinsip dari program ini adalah dari masyarakat, oleh dan untuk masyarakat. ***