
PEKANBARU, GORIAU.COM - Kawanan gajah liar masuk permukiman penduduk di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau. Ini menyebabkan tanaman warga rusak dan menimbulkan kepanikan.
"Ketika gerombolan gajah liar masuk perkampungan, kami semua panik dan lari terbirit-birit," kata Juwono, 39, warga Desa Balai Makam, Mandau, dihubungi dari Pekanbaru, Jumat (22/3/2013).
Pernyataan tersebut sehubungan sejak tiga hari belakangan ini kawanan gajah liar memasuki perkampungan penduduk di Desa Balai Makam, Kecamatan Mandau, dan merusak tanaman palawija siap panen.
Dia mengatakan biasanya kawanan gajah itu mendatangi perkampungan pada malam hari saat listrik setempat padam. Kawanan gajah itu diperkirakan berjumlah tujuh hingga delapan ekor di antaranya ada juga anak hewan berbelalai tersebut. Bahkan gajah itu meninggalkan kotoran yang berserakan di sekitar kebun penduduk di kawasan jalan Tuanku Tambusai, Desa Balai Makam. Kadang gajah itu melintas dekat rumah penduduk dan merusak tanaman palawija seperti kangkung dan kacang panjang. Warga sudah melaporkan masalah gajah tersebut ke Kepala Desa Balai Makam, Kecamatan Mandau, Agus Har untuk ditindaklanjuti. Warga juga sudah melaporkan masalah tersebut ke petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSD) Riau di Duri, Mandau.
Kawanan gajah memasuki perkampungan di Kecamatan Mandau juga terjadi pekan lalu. Namun, saat itu dapat dihalau penduduk dengan mengunakan bunyi-bunyian. (ant/mtv)