
PEKANBARU - Melantik lebih dari 60 pengurus, pada periode 2018-2022, akan beberapa perubahan yang terjadi dalam kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau untuk peningkatan kualitas pembinaan prestasi atlet.
Salah satu perubahan pada kepengurusan KONI Riau periode 2018-2022 adalah penambahan bidang dalam pengelolaan data-data para atlet, pelatih, juri hingga data aset venue yang ada di Riau.Hal itu dikatakan Ketua KONI Riau terpilih, Emrizal Pakis saat berbincang dengan GoRiau.com, Kamis (1/2/2018) dijumpai di Kantor KONI Riau, Jalan Gajahmada, Kota Pekanbaru. "Kita ada penambahan bidang dalam kepengurusan periode 2018-2022," ucapnya.Emrizal melanjutkan, penambahan bidang di KONI Riau yaitu Bidang Pengumpulan dan Pengelolaan Data, melihat beberapa waktu lalu ada kelemahan dalam proses pengumpulan data yang dilakukan terpisah, seperti di Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) dan beberapa bidang lainnya."Jadi, dengan adanya kelemahan dalam pengumpulan dan rangkuman data ini, kedepannya untuk pengumpulan data ini akan kita jadikan dalam satu tempat. Hal ini juga untuk memudahkan dalam pencarian data," terangnya.Diberitakan sebelumnya, kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau periode 2018-2022 akan segera dilantik pada tanggal 5 Februari 2018 mendatang di Hotel Aryaduta, Kota Pekanbaru, Riau.Pelantikan pengurus ini digelar setelah lebih dari satu bulan diberi waktu untuk menyusun kepengurusan usai terpilih pada Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Riau IX yang digelar pada bulan Desember 2017 lalu.Untuk periode kali ini, jumlah pengurus KONI Riau lebih banyak jika dibandingkan dengan periode sebelumnya, yaitu berjumlah sekitar 60 orang. Sedangkan periode sebelumnya hanya sekitar 58 orang pengurus.***