
RENGAT – Untuk meningkatkan kesadaran berlalu lintas, khususnya bagi pengendara sepeda motor, Unit Lalu Lintas Polsek Rengat Barat, Polres Indragiri Hulu (Inhu), membagikan souvenir kepada pengendara yang mematuhi aturan lalu lintas.
Pemberian souvenir ini merupakan bentuk apresiasi kepada masyarakat yang disiplin berlalu lintas. Kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi pengendara untuk selalu melengkapi perlengkapan berkendara, terutama penggunaan helm standar SNI bagi yang berboncengan.
Kapolres Inhu, AKBP Fahrian Saleh Siregar, melalui Kasi Humas Polres Inhu, Aiptu Misran, menyebutkan bahwa pembagian souvenir ini terwujud berkat kolaborasi antara Unit Lantas Polsek Rengat Barat dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Rengat, Selasa (25/2/2025).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Rengat Barat, AKP Buha Siahan, didampingi Ps Kanit Lantas Polsek Rengat Barat, Iptu P Manurung, serta Ps Panit 1 Lantas Polsek Rengat Barat, Aiptu Sudirman.
Dari pihak Rutan Rengat, Kepala Rutan Ridar Firdaus Ginting diwakili oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka KPR), Wan Reswanda. "Kami sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan ini. Sebagai bentuk kerja sama, Rutan Rengat menyediakan souvenir yang merupakan hasil karya warga binaan yang saat ini menjalani pembinaan di Rutan," ujar Wan Reswanda.
Beberapa jenis souvenir yang dibagikan antara lain kipas, miniatur mobil, gantungan kunci, dan miniatur vespa. Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata bahwa Rutan Rengat telah menjalankan arahan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) untuk mengoptimalkan program kemandirian di UPT Pemasyarakatan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tingkat kesadaran masyarakat dalam mematuhi peraturan lalu lintas semakin meningkat, serta karya warga binaan Rutan Rengat semakin dikenal luas oleh masyarakat.
"Kegiatan berbagi souvenir ini juga sebagai informasi kepada masyarakat bahwa warga binaan tetap dapat berkarya secara positif, produktif, dan inovatif selama menjalani masa hukuman. Hal ini bisa menjadi bekal mereka saat bebas dan kembali ke masyarakat," pungkasnya. ***