
PEKANBARU - Kapolda Riau yang baru, Brigjen Zulkarnain berjanji bakal segera menyelesaikan kisruh terkait dihentikannya penyelidikan 15 perusahaan 'biang asap' di Provinsi Riau, yang sempat menuai kontroversial.
"Saya diperintahkan atasan untuk mengevaluasi soal SP3. Nanti segera kita bentuk tim. Saya mohon bantuan rekan aktivis atau pihak ketiga lah. Bantu kami soal praperadilan itu," ungkapnya, Sabtu (1/10/2016) sore di Pekanbaru, Riau.
Dia pun akan memberikan akses kepada pihak manapun yang meminta berkas SP3, untuk diajukan dalam praperadilan nanti. "Kami berikan akses. Nanti SP3-nya kami berikan. Kita bersama-sama menyelesaikannya," yakin dia.
Selain itu, Zulkarnain juga menghimbau agar masyarakat tidak membakar lahan dan merusak hutan. "Banyak yang dihukum dan di penjara, tapi kami bukan senang melakukan itu. Dimohonkan kesadaran masyarakat," harapnya.
"Yang penting hutan jangan dibakar dan dijarah habis-habisan. Saya berdoa hujan terus di Riau, tapi nggak mungkinnya itu, mesti adanya panasnya di Bumi ini, tapi jangan dibakar yang penting," canda mantan Kapolda Maluku Utara ini.
"Pak Polisi bukan senang menghukum rakyat yang bakar lahan, tapi perilakunya yang kita benci, bukannya kita benci rakyatnya. Ancaman hukumannya berat. Jangan bakar, jangan menjarah," tukasnya. ***