GLADYS Greselda Gosal dilahirkan dan dibesarkan di tengah keluarga nonnuslim. Namun, dia tidak pernah mempelajari agama yang dianutnya bersama keluarganya itu secara serius.

Setelah dewasa, saat sudah menjadi dosen di salah satu kampus terkemuka di Surabaya, Gladys memutuskan meninggalkan agama yang dianutnya sejak kecil dan memilih menjadi Muslimah. Semua itu bermula ketika dia ngotot memaksa pacarnya yang Muslim memeluk agama yang dianutnya. Berikut kisahnya.

Dikutip dari viva.co.id, Gladys menuturkan, mulanya dia berdebat keras dengan sang pacar mengenai hubungan mereka yang tak tentu arah karena perbedaan keyakinan. Sejak awal, Gladys menegaskan tidak mau pindah agama. Dia bahkan memaksa pacarnya yang Muslim menjadi murtad (mengubah keyakinannya).

''Saya bertemu dengan pacar saya, kami berbincang hubungan ini mau dibawa ke mana. Di awal saya ngomongnya saya enggak mungkin pindah (agama). Jadi, kamu yang pindah atau sama agama kita masing-masing,'' ujar Gladys di YouTube Hidayah Al Islam, dikutip viva, Sabtu, (6/11/2021).

Kemudian, sang pacar bertanya pada Gladys, apakah dia sudah mempelajari dan memahami  agamanya sendiri? ''Terus dia (pacar) malah menantang. Kalau kamu mau saya pindah enggak apa-apa, tapi kamu harus yakinkan saya kalau itu yang benar,'' kata wanita berparas cantik itu.

''Di situ saya berpikir, ternyata saya enggak tahu apa-apa tentang agama saya, cuma modal percaya aja. Di situ saya tertantang mau belajar supaya bisa ngeyakinin dia,'' sambungnya.

Setelah Gladys mempelajari agamanya sendiri hingga lebih dari satu tahun, dia juga mulai belajar tentang Islam. Setelah bertemu dengan banyak teman, wanita itu semakin merasa bahwa Islam adalah agama yang benar.

Lalu, apa yang membuat Gladys makin mantap untuk memeluk Islam? ''Sebenarnya dari awal yang paling menonjol adalah saya tidak bisa menjawab konsep tri tunggal. Dia (pacar) selalu bertanya sama saya, dia selalu berusaha memahami juga, bagaimana pun saya mencoba mencari jawabannya dan enggak nemu,'' tuturnya.

''Akhirnya saya berpikir bahwa apa yang diajarkan oleh Nabi Muhammad itu sepertinya benar. Allah itu cuma satu dan tidak mungkin beranak dan enggak mungkin bergantung pada entitas lain,'' imbuh dia.

Setelah meyakini Islam adalah agama yang benar, Gladys akhirnya mantap ingin bersyahadat. Dikutip dari ayasofya.id, prosesi pensyahadatan Gladys dilaksanakan di Pesantren JEHA Dolly di Jalan Putat Jaya No. 4B, Putat Jaya, Kota Surabaya, didampingi Ustaz Ipung Atria dan rekan MCN Aya Sofya.***