PANGKALANKERINCI, GORIAU.COM - Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran Daerah ( BPBPKD) Kabupaten Pelalawan, dalam dua pekan terakhir menurunkan anggotanya dilapangan guna memantau dan memadamkan sejumlah titik api yang tersebar di 5 Kecamatan di Kabupaten Pelalawan.

"Setiap saat ada informasi yang masuk, kita mengambil langkah cepat dalam status siaga antisipasi pemadaman kebakaran yang terjadi di wilayah ini,"terang Kepala BPBPKD Kabupaten Pelalawan, Abu Bakar, Senin (10/2/2014)

Dikatakan Abu Bakar, pendirian posko penanggulangan Karhutla didepan kantor Bupati Pelalawan telah didirikan sejak beberapa hari lalu.

"Di Posko itu, kita bersama Polisi,TNI, Diskes Pelalawan, Dinas Kehutanan dan Perkebunan Pelalawan dan instansi terkait berkumpul untuk memantau titik api yang ada di daerah ini,"sebutnya.

Lebih lanjut Abu Bakar menjelaskan, di posko disiagakan sejumlah peralatan Damkar, seperti mesin balting pam dan mesin diesel penyedot air yang selalu disiagakan di posko penangulangan Karhutla.

"Semuanya kita siagakan, dimana alat-alat tersebut juga sebagian berada dilapangan bersama tim penangulangan bencana dari Pekanbaru dan Rengat yang saat ini berada di Kecamatan Teluk Meranti,"jelas Abu Bakar seraya menyebutkan Kecamatan Teluk Meranti merupakan daerah terluas terjadi Karhutla hingga mencapai lebih kurang 2000 hektar lahan hingga ke hutan lindung perbatasan Rengat - Pelalawan.

Abu Bakar menegaskan, status siaga akan berlangsung selama 15 hari, namun bisa ditambah bila dirasa perlu dengan melihat kondisi dan kebutuhan.

"Intinya kita siaga, agar kebakaran lahan dapat diantisipasi penyebarannya. Penambahan hari untuk status siaga bisa ditambah tergantung kebutuhan,"pungkasnya.(rkn)