PANGKALAN KERINCI - Andini, gadis berusia 14 tahun asal Dusun Telayap, Desa Tampoi, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Riau menghidupi kedua adik balitanya, yakni Purwanti 20 bulan dan Sidratul Jannah yang masih berusia 4 bulan.

Ibunya, Ijaz (40) sudah sepekan lalu meninggal dunia karena penyakit Tubercolosis (TBC) akut. Sementara ayahnya pergi meninggalkan keluarga. Kisah tiga bersaudara ini menjadi perhatian masyarakat luas setelah terekspos oleh media.

Bupati Pelalawan, HM &arris menerima kabar ini segera memerintahkan kepada OPD terkait untuk melakukan langkah cepat penanganan dengan memastikan perlindungan sosial, pemenuhan kebutuhan anak, bedah rumah, pemenuhan ekonomi anak, serta kesehatan dan pendidikan bagi anak tersebut.

Kepala Dinas Kesejahteraan Sosial (Diskessos) Mayhendri, Jumat (11/01/2019), mengaku sudah memerima arahan pimpinannya untuk segera bertindak.

Ads
"Saya langsung mendapat arahan dari pimpinan, pada prinsipnya kita sudah melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan, LSM, perusahaan, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) langkah demimian sudah dilakukan dan untuk pemenuhan kebutuhan ekonomi, perlindungan anak sudah diarahkan agar dibantu oleh Kecamatan,TKSK dan PSM, insyaallah besok juga," paparnya.

May Hendri mengungkapkan, Sabtu (12/01/2019) besok, ia bersama Kementerian Sosial (Kemensos) dan Dinas Sosial (Dissos) Provinsi Riau akan berkunjung melihat kondisi Andini dan kedua adiknya.

"Bantuan sudah diberikan oleh pihak luar seperti dari perusahaan dan masyarakat setempat. Kebutuhan mereka Alhamdulillah tercukupi," katanya kepada GoRiau. ***