PEKANBARU, GORIAU.COM - Tim sepaktakraw Riau tampil memprihatinkan di Pekan Olahraga Nasionol (PON) XVIII 2012. Hingga saat ini, tim yang ditempa selama sebulan di Thailand ini belum juga menyumbang medali emas untuk kontingen Riau.

Tragisnya harapan di nomor dauble event pun mereka harus angkat koper. Jangankan menyumbang emas, Florent dan kawan-kawan harus tersingkir di perempat final yang berlangsung di Hall Sepaktakraw Riau, Minggu (16/9/2012).

Tanda-tanda kegagalan Riau sudah terlihat ketika mereka tampil kurang menyakinkan di nomor tim melawan Jawa Timur. Tim yang dipoles dua pelatih Iskandar dan Cahyadi ini tidak bisa berbuat banyak menghadapi permainan atraksi lawan.

Kondisi sama juga terlihat ketika mereka penyisihan pool. Tim putri Riau yang bermaterikan Florensia dan Asmira gagal diperempat final dikalahkan Jawa Barat dengan skor 2-3. Sementara tim putra Riau yang bermaterikan Suripto dan Darmawan dikalahkan Kaltim dengan skor telak 3-0. Dengan hasil itu, Riau hanya berharap di nomor regu.

Regu putra Riau bergabung di grup D bersama Gorontalo, Jateng dan Kepri. Sedangkan regu putri Riau bergabung dengan Sulbar, Bali dan Sumsel di grup C.

Jawa Timur berhasil mengawinkan medali emas sepaktakraw nomor double event. Di final putra, Jatim berhasil mengalahkan Sumbar dengan dramatis melalui lima set. Jatim sempat tertinggal 0-2, namun berhasil unggul 3-2.

Di set pertama, Jatim takluk dengan 13-15. Kemudian set kedua kembali takluk dengan skor sama 13-15. Namun di set ketiga, Jatim balik unggul menjadi 15-6. Pada set keempat, Jatim kembali menang 15-9. Di set penentuan, kejar mengejar skor terjadi.

Sementara di bagian putri, Jatim keluar sebagai pemenang setelah mengalahkan Jawa Barat dengan skor 3-0. Jatim yang menurunkan Heni Eka dan Mega Citra menang dengan 15-11, 16-14 dan 15-10 atas si kembar Lena dan Leni.

Medali perunggu di bagian putra diraih Sulawesi Selatan dan Kalimantan Timur. Di bagian putri perunggu diraih Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan.(*/rsc)