PEKANBARU - Kebakaran hutan dan lahan juga terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. Di sana, api menghanguskan sekitar 30 hektare lahan milik masyarakat. Polisi berhasil memadamkan kebakaran da sedang menyelidiki kasus tersebut.

"Kita sudah melakukan pemadaman, dan saat ini masih proses pendinginan lahan terbakar di Parit Gantung RT 005 RW 003 dan Parit Tegak RT 05 RW 03 Desa Sei Danai Kecamatan Pulau Burung, II memasuki hari keempat," ujar Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony Putra, Selasa (26/2/2019).

Christian menyebutkan, ‎tim gabungan yang melakukan upaya pemadaman yakni, Kapolsek Pulau Burung Iptu Junaidi, tim Damkar Perusahaan RSUP PKB Pulau Burung 10 orang, anggota Polsek Pulau Burung 4 orang, tim BPBD Inhil 8 orang, Kepala Desa Sei Danai, serta perangkatnya, juga Masyarakat Peduli Api (MPA) 10 orang.

"Lahan yang terbakar merupakan lahan kosong, berada di dekat kebun kelapa. Awalnya sempat ada jumlah titik api sebanyak 2 titik di Parit Gantung Ujung dan Parit Tegak Ujung. Namun sudah berhasil kita padamkan," jelas Christian.

Ads
Lokasi kebakaran lahan tepatnya di ujung Parit Gantung TR 005/ 003 dan ujung Parit Tegak RT 05/ 03 Desa Sei Danai, Kecamatan Pulau Burung dengan total luas lahan 30 hektare.

"Untuk hari ini, kita bersama-sama melakukan pendinginan lahan bekas terbakar agar api tidak hidup kembali. Jadi, benar-benar kita pastikan apinya agar tidak merembet," terang Christian.

Tim gabungan juga melakukan isolasi lahan atau Bloking lahan untuk mencegah agar kebakaran tidak meluas, serta membuat sekat kanal di Parit Tegak untuk sumber air. 

"Kita gunakan 10 mesin Robin, dengan rincian 1 milik perusahaan, 3 milik pemerintah desa, 2 milik BPBD Inhil, serta cangkul, parang dan tabung semprot‎," kata Christian.

Petugas sempat mengalami kendala dan hambatan dalam proses pemadaman lahan terbakar itu.‎ Selain sumber air sangat jauh, juga kurangnya sarana pendukung seperti mesin air dan selang, dan akses lokasi yang sulit.

"Jarak tempuh‎ dari Posko Karhutla Polsek Pulau Burung  menuju ke lokasi kebakaran mencapai 30 kilometer. Namun, hingga saat ini api sudah padam, dan kualitas asap hingga saat ini asap tipis. Penyiraman dan pendinginan terus kita lakukan guna antisipasi api menyala dan meluasnya areal yang terbakar," terang Christian.

Selain itu, polisi juga melakukan kegiatan preventif atau pencegahan dengan‎ patroli di daerah rawan terjadinya kebakaran lahan, serta penyebaran maklumat Kapolda Riau tentang larangan membuka lahan dengan cara dibakar. 

"Seluruh Polsek di Indragiri Hilir kita perintahkan untuk melakukan kegiatan tersebut, agar kebakaran lahan tidak terjadi," pungkasnya. (gs1)