PEKANBARU- Pengamat politik Riau Dr Ahmad Tarmizi Yusa mendesak agar Gubernur Riau (Gubri) H Arsyadjuliandi Rahman segera merekomendasikan nama-nama calon wakil gubernur (wagub) ke DPRD Riau untuk dipilih dan disahkan. Jika proses penunjukan wagub ini memakan waktu lama, tentu masyarakat Riau yang merasakan langsung dampaknya, karena pelayanan kurang maksimal.

"Sampai sekarang belum ada nama-nama calon wagubri diserahkan ke Dewan, padahal jabatan itu sudah lama kosong. Sebagai partai pemenang, seharusnya Golkar segera menyelesaikan masalah ini," kata Yusa kepada GoRiau.com, Selasa (10/1/2017).

Dia menilai, lambannya proses penetapan posisi wagubri itu bukan semata-mata menjadi kesalahan Gubri Andi Rahman, namun akibat kelalaian anak buahnya yang diberi kewenangan.

"Kita tak persoalan siapa wagubri yang dipilih nanti, itu hak Golkar. Tapi yang menjadi sorotan mengapa lambat, ini bukan keteledoran gubernur saja, mungkin juga kelalaian Asisten Bidang Pemerintahan, termasuk Kepala Biro Pemerintahan yang lamban bekerja," kata Dosen Pasca Sarjana Administrasi Publik Universitas Islam Riau (UIR) Pekanbaru ini.Baca Juga: Golkar Belum Satu Suara Tentukan Calon Wakil Gubernur Riau

Dia menyarankan agar staf Gubri menyampaikan kepada masyarakat, sampai dimana proses administrasi calon-calon yang akan menempati jabatan wagubri itu. "Persoalan dia diperintah atau tidak, masyarakat tak tahu. Mestinya harus disampaikan ke publik. Ini bukan pekerjaan gubernur, sudah ada pejabat yang berkompeten mengurus hal ini. Harusnya mereka cepat respon," saran Yusa.

Provinsi Riau merupakan daerah yang unik, dimana dengan potensi daerah yang besar, persoalan juga banyak. Sementara, perkembangannya agak lambat, jika dibanding daerah lain.

"Makanya butuh SDM yang berkualitas, dengan adanya Wagubri, mudah-mudahan tugas pemerintahan semakin ringan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Intinya, Gubri itu butuh Wagub untuk menjalankan tugas-tugasnya," tutup Yusa.

Seperti diberitakan, Partai Golkar belum mengambil sikap terkait penetapan calon Wagubri. Masalahnya, DPP maupun DPD I Riau sama-sama memiliki nama yang diusulkan.

"Sampai saat ini belum ada satu keputusan apapun mengenai calon Wagubri, DPP dan DPD Riau sama-sama memilki usulan. Karena itu tugas kami dari Korwil akan mendengarkan masukan untuk merekomendasikan hingga dikeluarkan nama oleh DPP nantinya," kata Ketua DPP Golkar Kordinator Wilayah Riau, HM Idris Laena, Jumat (18/11/2016) lalu.

Dikatakan Idris, DPP bisa saja memutuskan siapa yang akan diusulkan sebagai Wagubri, namun harus dipertimbangkan juga berbagai masukan. Karena, jabatan Wagubri bukan saja untuk kepentingan Golkar, tetap untuk kepentingan masyarakat Provinsi Riau.

"Saya belum bisa menyebut siapa orang yang akan direkomkan, kami masih membahasnya. Oleh karena itu hasil dari masukan yang saya dapat akan dibawa ke DPP. Untuk lebih lanjutnya, nanti akan dikasih kabar," pungkas Anggota Komisi VI DPR RI ini. *** #PEKANBARU