PEKANBARU – Suasana meriah menyelimuti MTs Hasanah, Jalan Cempedak, saat Hasanah Performance Competitions tingkat SD/MI sederajat digelar, Senin-Selasa (24-25/2/2025). Ajang ini bukan sekadar kompetisi unjuk bakat, tetapi juga menjadi momentum menyambut bulan suci Ramadan 1446 H. Sebanyak 85 peserta dari berbagai sekolah bersaing dengan semangat tinggi, namun satu nama mencuri perhatian—Karina Maharani Hendrias.

Siswi SD Negeri 26 Pekanbaru ini awalnya bukan sosok yang menjadi pusat perhatian. Dikenal pendiam dan jarang menampilkan bakatnya, Karina justru mengejutkan banyak pihak dengan meraih juara ketiga dalam kategori menyanyi Islami. Siapa sangka, di balik sikap pemalunya, tersimpan suara emas yang mampu memukau juri dan penonton.

Keberhasilan Karina semakin luar biasa mengingat persiapannya yang terbilang singkat. Di bawah bimbingan Kepala SDN 26 Pekanbaru, Artati, Karina hanya sempat berlatih lima kali sebelum tampil. Namun, ketika momen itu tiba, ia tampil dengan penuh percaya diri, seolah melampaui batas yang selama ini mengurungnya.

"Kami sangat bangga, karena ini pertama kalinya Karina mengikuti kompetisi. Dia anak yang sangat pemalu, bahkan di rumah pun suaranya hampir tak pernah terdengar saat bernyanyi," ujar kedua orang tuanya, Bemi Hendrias dan Nina, dengan haru kepada GoRiau.com, Selasa (25/2/2025).

Kepala sekolah Artati pun tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. "Dia menunjukkan bahwa dengan kemauan dan bimbingan yang tepat, seorang anak bisa melampaui batas dirinya. Ini adalah inspirasi besar bagi siswa lain," ujarnya.

Hasanah Performance Competitions bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga bukti bahwa keberanian untuk mencoba adalah kunci menuju prestasi. Pencapaian Karina kini menjadi inspirasi bagi teman-temannya, membuktikan bahwa keheningan bukanlah hambatan untuk bersinar. ***