
BENGKALIS- Bupati Bengkalis, Amril Mukminin diwakali Pelaksanan Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis, H Arianto secara resmi membuka kegiatan tranning center (TC) atau pemusatan latihan Kafilah Kabupaten Bengkalis pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-36 Provinsi Riau tahun 2017 di Kota Dumai, Jumat (24/11/2017).
Dalam sambutan tertulis Bupati Bengkalis Amril Mukminin yang dibaca Pelaksanan Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis H Arianto mengatakan, atas nama nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis mengucapkan selamat dan taniah kepada para peserta yang terpilih untuk mengikuti pemusatan latihan Kafilah Kabupaten Bengkalis.
''Momentum ini hendaknya menjadi motivasi bagi kita semua untuk semakin meningkatkan kemampuan sebagai peserta dalam menghadapi perhelatan MTQ ke-36 tingkat Provinsi Riau tahun 2017, yang di pusatkan di Kota Dumai yang akan digelar pada bulan Desember mendatang,'' kata Amril.
Masih kata orang nomor satu Bengkalis, kegiatan pemusatan pelatihan peserta MTQ ke-36 tingkat Provisi Riau, selain sebagai ajan pembinaan dan pemantapan seni bacaan serta untuk mengasah mental peserta, sekaligus sebagai wahana untuk mensyi’arkan nilai dan isi kandungan Alquran dittengah-tengah masyarakat.
Tambah Bupati lebih lanjut, sebagai lembaga yang memiliki tugas pokok melakukan pembinaan dan pengembagan Alquran, LPTQ Kabupaten Bengkalis tentu tidak bisa berdiri sendiri, butuh dukungan dari seluruh elemen di negeri ini.
Kemudian, supaya Kapaten Bengkalis senantiasa melahirkan kader-kader Peserta MTQ yang siap mengikuti berbagai iven, serta terus meraih prestasi gemilang di setiap iven MTQ, tentu harus dimulai dari keseriusan seluruh elemen, baik itu pribadi, stakeholder maupun masyarakat.
Adapun program pembinaan yang dimaksud, seperti mengantar anak-anak untuk belajar ke daerah lain yangi dinilai lebih baik. Selain itu diminta juga frekuensi pembinaan dan pelatihan terhadap para peserta, dilakukan secara berkesinambungan.
Pembinaan terhadap para kafilah harus dilakukan secara istiqomah dan terus menerus serta tersistem dan menghindari cara-cara yang instan. Semua pihak, mulai dari panitia, instruktur dan pihak yang terlibat lainnya, harus menjadikan latihan ini sebagai sebuah amal untuk beribadah.
''Kami tekankan agar pembinaan khusus LPTQ dilakukan secara tearah, terpadu dan berkelanjutan. Mengingat langkah ini menurut kami penting agar kader-kader Kabupaten Bengkalis terus meningkat lebih baik,'' kata Amril.i *** #BENGKALIS