DURI, GORIAU.COM - Kabut asap yang terjadi di hampir seluruh Kabupaten Bengkalis, menyebabkan kegiatan belajar dan mengajar disejumlah kecamatan lumpuh total. Sesuai intruksi Penjabat (Pj) Bupati Bengkalis, Ahmad Syah Harrofie, kegiatan belajar dan mengajar disejumlah sekolah yang ada di Kabupaten Bengkalis diliburkan.

"Libur disini sifatnya situasional. Jika asap tebal, sekolah libur. Tapi jika kondisi asap tidak berbahaya, siswa-siswi kembali belajar," ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik), Heri Indra Putra saat dikonfirmasi GoRiau.com, Senin (7/9/2015) terkait semakin tebalnya kabut asap di Kecamatan Mandau.

Ia juga menjelaskan, pihaknya selalu berkoordinasi dengan seluruh UPTD didelapan kecamatan yang ada. Tidak hanya dengan UPTD Pendidikan, dengan Badan Lingkungan Hidup pun sekali berkoordinasi untuk memantau kualitas udara dimasing-masing kecamatan yang ada.

"Melalui Kepala UPTD dimasing-masing kecamatan kita (Dinas Pendidikan, red) sudah menginstruksikan agar meliburkan sekolah, jika kondisi asap tebal dan kualitas udara tidak sehat," ujarnya.

Seperti yang terpantau oleh dirinya, saat ini Kota Bengkalis kondisi asap tidak terlalu pekat seperti yang terjadi pada pukul 07.00 WIB tadi. Kegiatan belajar dan mengajar di Kota Bengkalis pun bisa dilaksanakan. Akan tetapi sesuai laporan, untuk Kecamatan Mandau dan Pinggir diliburkan.(ric)