DUMAI - Tim gabungan Satreskrim Polres Dumai dan Polsek Dumai Timur berhasil meringkus 2 tahanan Polsek Dumai Timur yang kabur pada Minggu (17/1/2021). Keduanya terpaksa dihadiahi timah panas karena berusaha melawan petugas saat dimintai lokasi pelariannya selama 3 hari. 

HP (20) dan MRW (36), warga Kelurahan Bukit Batrem kabur dari sel tahanan Polsek Dumai Timur diamakan di tempat pelariannya Kabupaten Labuhan Batu, Provinsi Sumatera Utara, Rabu (20/1/2021)

Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta Yhudistira ketika dikonfirmasi, membenarkan adanya penangkapan tersangka HP dan MRW tahanan Polsek Dumai Timur yang kabur beberapa hari yang lalu.

"Alhamdulillah berkat doa dari kita semua, kedua tersangka berhasil diamankan di tempat pelariannya Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara," ujar Kapolres, Kamis (21/1/2021).

Pihaknya terpaksa melakukan tindakan tegas dengan menembak kaki kedua tersangka karena melawan petugas yang melakukan pengejaran ketika hendak dimintai petunjuk rangkaian tempat pelarian mereka.

Kedua tersangka kabur dari tahanan Polsek Dumai Timur pada 17 Januari 2020 sekitar pukul 04.00 WIB. Pelarian tersebut diketahui petugas piket pelayanan Polsek Dumai Timur saat melakukan pengecekan tahanan pada pagi hari sekira pukul 08.00 WIB.

"Saat melakukan pengecekan didapati di dalam ruang tahanan atau sel yang kedua, dimana sebelumnya tahanan berjumlah 3 orang namun saat dicek tinggal 1 orang," imbuhnya.

Saat melakukan kroscek di sel, didapati plafon kamar mandi sel sudah dirusak dan terbuka dan dua tahanan lainnya yakni HP dan MRW sudah tidak lagi berada di dalam sel.

"Saat ini kedua tahanan sudah diamankan di Mapolsek Dumai Timur. Kita juga masih melakukan penyelidikan terhadap kedua tersangka bagaimana mereka kabur dan menggunakan apa mereka merusak plapon sel untuk kabur," terangnya.

Agar kejadian serupa tidak terjadi lagi, Kapolres telah menginstruksikan kepada seluruh Kapolsek untuk memperkuat kembali besi-besi di sel tahanan setiap Polsek.

"Sudah saya intruksikan untuk lebih memperkuat besi-besi tahanan terutama yang berada di plafon karena memang kondisinya perlu di perkuat lagi," tutupnya.***