PEKANBARU – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Riau memastikan seluruh jemaah haji asal Riau yang telah tiba di Kota Makkah mendapatkan fasilitas bus shalawat secara gratis. Layanan ini disediakan oleh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dan beroperasi selama 24 jam penuh.

“Bus ini mengantar jemaah dari hotel ke Masjidil Haram, pergi dan pulang. Bus shalawat beroperasi nonstop,” ungkap Kepala Kanwil Kemenag Riau, H. Muliardi, Minggu (11/5/2025).

Ia menegaskan, seluruh biaya layanan bus sudah termasuk dalam Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH), sehingga jemaah tidak perlu mengeluarkan uang tambahan.

“Para sopir sudah dibayar penuh. Jadi jemaah tidak perlu memberikan tips, baksyis, apalagi menghadapi pungutan liar,” ujarnya, usai melepas keberangkatan jemaah kloter BTH 10 di Asrama Haji Batam.

Dengan tersedianya layanan ini, Muliardi berharap jemaah dapat lebih fokus menjalankan ibadah tanpa memikirkan biaya transportasi selama di Makkah.

Menurut keterangan PPIH Arab Saudi, jemaah yang menginap di wilayah Syisah dan Raudhah akan diberangkatkan melalui Terminal Syib Amir. Jemaah yang tinggal di Jarwal menggunakan Terminal Jabal Ka'bah, sedangkan yang berada di kawasan Misfalah akan diberangkatkan melalui Terminal Ajyad.

Layanan bus shalawat tahun ini disiapkan oleh lima perusahaan otobus yang bekerja sama dengan PPIH, yaitu Abu Sarhad, Dallah, Durrat Al Munawwara, Mawakeb Al Khair, dan Rawahel Al Mashaer.

Hingga hari kedelapan pemberangkatan, sebanyak 4.554 jemaah haji asal Riau telah tiba di Arab Saudi. Hal ini disampaikan Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah, H. Defizon.

“Sebanyak 3.498 jemaah, 24 petugas haji daerah, dan 32 petugas kloter tergabung dalam delapan kloter telah diberangkatkan,” ujarnya.

Di Madinah, aktivitas ibadah jemaah Riau berjalan lancar, termasuk penyelesaian ibadah Arbain dan ziarah ke tempat-tempat bersejarah seperti Raudhah, Masjid Quba, Jabal Uhud, serta kebun kurma yang direkomendasikan oleh pihak syarikah. ***