TEMBILAHAN-Polres Indragiri Hilir (Inhil), Riau melakukan sosialisasi, edukasi serta penyuluhan vaksinasi Covid-19 anak usia 6 -11 tahun di SDN 003 Tembilahan, Kamis (27/1/3022).

Tim Sosialisasi dan Edukasi Polres Inhil dipimpin Kabag Ops Polres Inhil Kompol Rizki Hidayat bertemu dengan para orangtua dan wali murid di ruang pertemuan SDN 003 Tembilahan.

Kegiatan sosialiasi juga dihadiri Kepala Sekolah SDN 0O3 Tembilahan Sastra Petni serta para majelis guru SDN 003 Tembilahan.

Kabag Ops Polres Inhil selaku Pamenwas Kompi siaga 1 memberikan pengetahuan terkait vaksinasi kepada 58 orangtua atau wali murid SDN 003 Tembilahan yang hadir pada kesempatan tersebut.

Tim memberikan pemahaman bahwasannya semua harus mendukung program pemerintah untuk percepatan vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun.

“Vaksinasi ini untuk membangun herd imunity dan sebagai bentuk kesiapan anak-anak untuk proses pembelajaran tatap muka 100 persen,” ungkap Kompol Rizki mewakili Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan.

Tim juga menyampaikan imbauan agar para wali murid mendaftarkan anak-anaknya untuk ikut vaksinasi agar terwujudnya percepatan vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Kabupaten Inhil.

“Hasil yang diharapkan dari sosialisasi ini agar para orangtua atau wali murid paham betapa pentingnya vaksinasi terhadap anak,” tandas Kompol Rizki.

Di beberapa daerah, lanjut dia, hoaks berperan memperlambat vaksinasi Covid-19. Masyarakat dibuat takut dan khawatir terhadap efek vaksinasi yang dilebih-lebihkan dan dibesar-besarkan.

"Vaksin yang digunakan untuk masyarakat dan anak aman dan berkhasiat, sudah mendapatkan izin BPOM. Jangan ragu dan menunda vaksinasi hanya karena mendengar kabar tidak benar yang beredar," paparnya.

Di sisi lain, peningkatan kewaspadaan juga dilakukan seiring munculnya kasus varian Omicron yang telah masuk ke Indonesia.

"Saya meminta semua pihak kembali menegakkan protokol kesehatan dan segera daftarkan vaksinasi kepada anak usia 6 Samapi 11 tahun," tegas Kompol Rizki.***