
RUPAT-GORIAU.COM - Usai melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Rupat Utara, Bupati Bengkalis, H Herliyan Saleh dan rombongan melanjutkan kunker ke Kecamatan Rupat, Senin (7/4/2014). Ada sejumlah agenda yang dilakukan Bupati di sana, melantik pengurus Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kecamatan Rupat masa khidmat 2013-2018 di Kantor LAMR Kelurahan Batu Panjang.
Kemudian meresmikan Gedung Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Ikatan Kecamatan Rupat di Jalan Masjid Kelurahan Batu Panjang, meresmikan Kedai Bank Riau Batu Panjang ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati dan pengguntingan pita oleh Ketua TP PKK Kabupaten Bengkalis Hj. Romaini Herliyan. Terakhir ditutup rapat koordinasi dengan Ketua RT/RW, Kepala Dusun dan Panwascam di Kantor Camat Rupat.
Dalam kunjungan kerja di Rupat ini, Bupati didampingi Sekda H Burhanuddin, Ketua TP PKK Hj Romaini Herliyan serta kepala dinas badan. Â Setidaknya ada lima hal penting yang disampaikan Bupati saat rakor dengan RT/RW, kepala dusun, UPTD, UPK dan Panwascam. Yaitu, menyangkut program pemberdayaan desa, program pelayanan publik, program strategis di Pulau Rupat, Instruksi Presiden terkait karhutla dan perambahan hutan serta imbauan untuk sukseskan pesta demokrasi Pemilihan Legislatif 9 April.
Menyangkut program pemberdayaan desa,aAda tiga produk unggulan yang disampaikan Bupati, Â Alokasi Dana Desa (ADD), Usaha Ekonomi Desa Simpang Pinjam (UED-SP) dan program Intruksi Bupati Program Penguatan Infrasktrur Pedesaan (Inbup PPIP).
''Kita merupakan daerah yang sangat peduli dengan pembangunan desa terlihat dengan besarnya dana yang dialokasikan, rata-rata tiap desa mendapatkan suntikan dana sebesar 3 miliar tiap tahunnya,'' ujar Bupati.
Terkait UED-SP, Bupati mewanti-wanti kepada pengelola agar memberikan pinjaman selektif kepada warga yang membutuhkan dan tepat sasaran, hal ini dilakukan guna menghindari tunggakan dan jangan coba-coba bermain dengan persoalan ini karena akan diproses secara hukum.
Kemudian, Pemkab dalam upaya mengembangkan pariwisata pulau Rupat terus berupaya memperbaiki insfrasktur pendukung seperti jalan poros Batu Panjang -Tanjung Medang melalui program multiyears, pembangunan jaringan listrik keseluruh desa dan saat ini di Rupat Utara telah berdiri SMK Pariwisata yang bertujuan untuk meningkatkan SDM dan dalam waktu dekat akan dibuka Balai Latihan Kerja (BLK).
Terkait kebakaran hutan dan lahan, Bupati mengingatkan warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena disamping merusak lingkungan dan menimbulkan kabut asap juga akan berdampak masalah hukum.
''Kepala desa jangan pernah mengeluarkan Surat keterangan tanah (SKT ) di lahan yang tidak jelas kerena siapa tahu lahan tersebut masih berstatus hutan. Â Saya juga ingatkan bapak-bapak, ibu-ibu jangan pernah membakar lahan apalagi membakar hutan karena hukumannya berlapis, kalau dihitung-hitung bisa mencapai 36 tahun,'' pesan Bupati.
Terakhir Bupati mengajak seluruh warga khususnya Rupat yang mempunyai hak pilih agar datang ke-TPS, 9 April besok untuk menyalurkan hak suaranya, memilih calon legislatif DPR, DPRD, DPR Provinsi, DPR RI dan DPD.(jfk)