
SELATPANJANG - Pengerjaan Hotmix Jalan Alai - Mekong Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kepulauan Meranti, tak tuntas sebelum Idul Fitri 1438 H. Rekanan berjanji akan melanjutkan pekerjaan itu satu pekan setelah lebaran Idul Fitri.
Padahal, Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan MSi menginginkan pengerjaan hotmix Jalan Alai - Mekong tuntas sebelum Idul Fitri 1438 H. Karena, jalan di Desa Mekong sebelumnya sangat rusak. Ini pula membuat warga dari Pulau Merbau dan Pulau Padang yang akan ke Selatpanjang enggan melewati Desa Mekong.
Namun kenyataannya, hotmix baru dilaksanakan sebagian (sebelah) dari besar jalan yang harus dikerjakan.
Camat Tebingtinggi Barat Helfandi SE MSi mengaku telah beberapa kali meninjau langsung pengerjaan Jalan Alai - Mekong. Kepada dirinya, rekanan berjanji akan melanjutkan pekerjaan hotmix sepekan setelah Idul Fitri 1438 H.
"Katanya dilanjutkan sepekan setelah Idul Fitri 1438 H. Kita sama-sama tunggu janji mereka," kata Helfandi.
Diceritakan Helfandi, saat ia turun untuk memonitoring pekerjaan, ada sepeda motor memaksa melintasi di jalan bagus. Dalam keadaan berlawanan arus, pengendara sepeda motor tetap ingin menggunakan jalan yang sudah dihotmix. Padahal, mobil yang membawa rombongan kecamatan sudah benar berada di posisi lajur kiri jalan (bagian yang dihotmix).
"Kita minta rekanan tidak berlama-lama melanjutkan pekerjaan. Takutnya ada menjadi korban karena sama-sama memilih jalan bagus yang baru sebelah itu," kata Helfandi.
Sementara itu, Komisi II DPRD Kepulauan Meranti mengapreasi proses pengerjaan jalan Alai - Mekong. Legislator mengaku sudah menunggu kinerja rekanan yang tidak melama-lamakan suatu pekerjaan. "Seperti inilah yang diharapkan masyarakat, tidak menunggu lama. Kita minta ke perusahaan lain komitmennya," kata Ketua Fraksi PPP Dedi Putra SHI didampingi Taufiek.
Di sisi lain, dengan bagusnya Jalan Alai - Mekong, pengendara memacu kendaraannya dengan kencang. Hal itu diakui Kades Mekong A Rahman S. Kata laki-laki yang akrab dipanggil Daman ini, tak ingin ada korban ia telah membuat imbauan agar pengendara berhati-hati.
"Saya tulis di sana, Tuah Hati-hati, Sayangi Nyawa. Kita ingatkan mereka agar berhati-hati, tidak usah melaju kencang," ujar Daman. ***