SELATPANJANG – Warga Desa Maini, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti bernama Selamat (75) yang dilaporkan hilang sejak Jumat (7/8/2026) akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat pada Kamis (13/8/2026).
Kakek tersebut ditemukan pada hari ketujuh operasi pencarian, tepatnya sekitar pukul 16.00 WIB. Lokasi penemuan berada di jarak sekitar 600 meter ke arah timur dari titik awal yang menjadi fokus tim SAR gabungan.
Pemeriksaan Kesehatan Korban
Mewakili Kepala Basarnas Pekanbaru, Budi Cahyadi, Kepala Unit Siaga SAR Kepulauan Meranti, Prima Harrie Saputra memastikan bahwa korban langsung menjalani pemeriksaan fisik pascapenemuan. Pemeriksaan yang dilakukan oleh bidan desa setempat menunjukkan hasil yang positif.
"Pak Selamat sudah ditemukan sekitar pukul 16.00 WIB, sekitar 600 meter arah timur dari lokasi pencarian. Kondisinya sehat, tadi sudah dicek sama bidan desa, tensi normal," jelas Prima kepada GoRiau.com.
Sebelumnya, pada hari keenam pencarian, Rabu (12/8/2026), tim gabungan sempat memperluas radius penyisiran hingga tiga kilometer. Namun, saat itu Prima menerangkan bahwa upaya penyisiran masih nihil dan belum membuahkan tanda-tanda keberadaan korban.
Fokus Penyisiran Jalur Pintas
Operasi pencarian ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Basarnas, BPBD Kepulauan Meranti, Pemerintah Desa Maini, Polsek Tebing Tinggi Barat, Babinsa, hingga masyarakat setempat.
Mewakili Kepala Pelaksana BPBD Kepulauan Meranti, M Khardafi, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kepulauan Meranti, Ardath SIP memaparkan bahwa penyisiran difokuskan pada sejumlah lokasi yang kerap dilalui korban. Salah satu kawasan utama adalah jalur pintas yang membelah perkebunan sagu menuju ke sekitar area kilang.
Keluarga mengonfirmasi bahwa jalur perkebunan sagu tersebut memang sering dijadikan akses jalan pulang oleh korban, karena rutenya terhubung langsung hingga ke bagian belakang rumah. Berbekal informasi tersebut, tim terus mempersempit area pencarian hingga akhirnya keberadaan Selamat berhasil diketahui. ***


