BENGKALIS, GORIAU.COM - Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh menyempatkan diri untuk mengunjungi Stasiun Riset Pilot Project Pengolahan Teknologi Tepat Guna Sawit yang ada di Kecamatan Bantan bersama anggota DPRD Bengkalis, Indrawan Sukmana, Rabu (18/3/2015).

Ternyata, Stasiun Riset Pengolahan Sawitmilik Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kabupaten Bengkalis ini adalah satu satunya stasiun riset di Provinsi Riau  yang telah berhasil memproduksi minyak goreng dan biodiesel dari tandan buah segar (TBS) sawit. TBS itu sendiri diperoleh dari kebun  masyarakat sekitar Kecamatan Bengkalis dan  Kecamatan Bantan.

Dalam kesempatan itu, Bupati mengatakan selain telah bisa memproduksi minyak goreng dan biodiesel,  diharapkan Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Bengkalis terus mengembangkan produk turunan sawit seperti sabun, bahan kosmetik dan lain-lain.

''Kelapa sawit merupakan sumber bioenergi utama yang akan mengurangi penggunaan dan impor bahan bakar minyak serta memberi dampak positif perekonomian,'' ujar Herliyan.

Sementara itu, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Bengkalis Dr Sopyan Hadi SPi menjelaskan, sesuai dengan visi dan misi  Bupati Bengkalis bahwa dalam pengembangan produk sawit dan turunan bisa memberikan manfaat  bagi masyarakat Kabupaten Bengkalis.

Untuk mencapai hal itu, dalam pengembangan pengolahan sawit,  Balitbang Bengkalis akan bekerjasama dengan pihak perguruan tinggi yang ada di Bengkalis dalam mempersiapkan teknologi serta menjadikan stasiun riset sebagai tempat pembelajaran bagi mahasiswa.(ail)