
PEKANBARU - Aksi nekat Sudirsam, sukses membuat dua orang bandit bersenjata api di Kabupaten Inhu, Riau, kalang kabut. Sudirsam terlibat baku hantam hingga membuat dirinya mengalami luka tikaman pada rusuk sebelah kiri. Bahkan senjata api milik para penjahat itu sempat menyalak.
Meski sudah berumur setengah abad lebih, tidak membuat nyali warga Desa Sei Kuning Binio, Kecamatan Kelayang, Inhu ini ciut. Sudirsam nekat melawan dua orang rampok yang menyatroni rumahnya, Jumat (18/12/2015) malam kemarin. Walhasil, kawanan bandit tersebut gagal, dan harus pergi dengan tangan kosong.
Akibat perlawanan yang ia berikan, Sudirsam dilaporkan mengalami luka yang cukup serius. Menurut kepolisian, korban sempat ditusuk pada rusuk sebelah kiri, luka pada tangan sebelah kanan, kening dan luka robek di atas telinga kiri. Ia pun langsung dilarikan ke rumah sakit di Kota Pekanbaru, untuk mendapatkan perawatan intensif.
Perampokan tersebut diketahui pertama kali oleh tetangga korban, Arif (39) yang curiga lantaran mendengar suara mirip letupan senjata api. Bergegas Arif keluar rumah dan mencari sumber suara. Barusaja tiba di luar, ia langsung melihat beberapa orang tak dikenal tengah akan melarikan diri.
Spontan Arif bereaksi. Secepat kilat dia mengambil potongan besi yang ada disekitar, lalu melemparkannya kepada dua pelaku itu. Namun sayang, usaha penghadangan tersebut tidak berhasil, dan kedua penjahat sukses melarikan diri. Usai itu, Arif bergegas menuju rumah korban, yang tak lain tetangganya sendiri.
Sampai disana, Arif menemukan korban sudah tergeletak bersimbah darah. Bergegas Arif memanggil tetangga lainnya untuk memberikan Sudirsam pertolongan pertama. Malam itu, korban dibawa ke Puskesmas Peranap, lalu dirujuk ke Rumah Sakit di Kota Pekanbaru, Riau, akibat luka serius yang dia alami.
"Menurut saksi mata, para pelaku perampokan ini kabur dengan sepeda motor merek Yamaha Vixion warna merah. Ciri-ciri mereka agak gemuk, memakai jaket hitam dan jaket abu-abu. Mereka juga memakai helm hitam," sebut Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo SIK MM, Sabtu (19/12/2015) siang.
"Menurut keterangan, para pelaku tak sempat mendapatkan barang atau hal lainnya yang jadi sasaran mereka sebelumnya. Jadi tidak ada kerugian materi. Selain itu, pelaku diketahui beraksi dengan menggunakan senjata tajam dan benda diduga senjata api," singkat Guntur. "Kita masih kejar pelakunya," tukasnya. ***