TELUKKUANTAN- Pasangan calon bupati dan wakil bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau nomor urut 3 Halim-Komperensi, Jumat (20/11/2020), keliling dua kecamatan melaksanakan kampanye terbatas.

Masing-masing Desa Bumi Mulya Kecamatan Logas Tanah Darat dan dua dusun di Desa Beringin Jaya Kecamatan Singingi Hilir.

Keduanya, didampingi tim pemenangan. Diantaranya Ketua Tim Pemenangan H Ardi Nasri, Sekretaris Tim Pemenangan Karyono SH MH, Anggota DPRD Kuansing dari Gerindra Solehuddin SSOs, anggota DPRD Kuansing dari PDI P, Mahmudi, Ketua Tim Relawan Sukasmi SSos, Asari, Dadang Mulyana, Rustam Effendi SSos, anggota DPRD Riau dari PDI P Sugeng Pranoto dan sejumlah tokoh masyarakat tempatan.

Di Bumi Mulya, Halim-Komperensi bersama para juru kampanye menepis isu yang menyerang mereka yang menyebutkan kalau mereka menang, maka tanah yang berada di kawasan Jenggot, Ationg, Asiong, Tambang akan di ambil.

Isu yang berkembang di Kecamatan Logas Tanah Darat itu, upaya kampanye hitam yang dilakukan pihak lain yang hanya hoax belaka.

Padahal, kata Halim-Komperensi, visi misi dan program salah satu unggulan mereka adalah memanfaatkan lahan masyarakat yang ada untuk pertanian tanaman pangan maupun perkebunan. Baik sawit maupun karet. Itu dilakukan untuk mempercepat peningkatan ekonomi masyarakat agar tujuan peningkatan kesejahteraan masyarakat itu bisa di wujudkan.

"Jadi itu adalah hoax belaka," ujar H Halim.

Sebagai bentuk komitmen mereka, H Halim menyerahkan surat terbuka pada masyarakat Desa Bumi Mulya kalau mereka tidak akan mengambil atau mencaplok tanah masyarakat untuk kepentingan pribadi tetapi justru memanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat serta komit berjuang untuk hak-hak tanah masyarakat.

Surat terbuka itu di sambut antusias masyarakat yang hadir. Mereka pun berkomitmen akan mendukung dan memenangkan Halim-Komperensi.

Sementara di Desa Beringin Jaya, Halim fokus menyampaikan visi misi dan program yang mereka usung untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Dia bersama Komperensi yang notabenenya adalah orang Singingi Hilir, akan berjuang menarik dana-dana dari pemerintah pusat. Ia yakin, sebagai kader PDI P, usulan yang disampaikan akan mendapat prioritas.

"Kalau dana pusat kucur, kami yakin program itu bisa berjalan dan jalan-jalan ekstran ini mudah-mudahan semuanya teraspal," ujarnya.

Selain itu, Komperensi menyampaikan ada beberapa alasan dia memilih H Halim sebagai pasangan. Pertama, H Halim berkomitmen akan melibatkannya dalam pemerintahan sesuai fungsinya. Kedua, H Halim akan memperlakukan sama dan proporsional. Ketiga, H Halim akan melaksanakan pembangunan secara berkeadilan dan merata.

Setelah ada kesamaan pandangan dan komitmen, ia bersama H Halim dengan melibatkan tokoh-tokoh Kuansing menyusun visi misi dan program yang nantinya akan dilaksanakan. "Yang jelas, kami tidak akan membangun gedung-gedung tinggi yang tidak bermanfaat," ujarnya.

Mereka fokus pada upaya peningkatan ekonomi masyarakat. Melalui, pertanian tanaman pangan. Membagikan bibit sawit unggul bersertifikat. Menyiapkan jalan produksi untuk memperlancar hasil produksi masyarakat. Membawa program bantuan hibah peremajaan kebun masyarakat dari pemerintah pusat sebesar Rp 30 juta per hektar.

Program unggulan lainnya adalah, peningkatan mutu pendidikan Kuansing baik formal maupun non formal. Misalnya, memberikan bea siswa bagi anak berprestasi dan anak kurang mampu. Peningkatan guru komite menjadi honor daerah.

Selain itu, akan meningkatkan peningkatan pelayanan dasar masyarakat. Sebab, selama ini dinilainya belum maksimal. Apalagi masyarakat kurang mampu.

Peningkatan jalan desa ke desa, desa ke kecamatan. Peningkatan sektor kepariwisataan sehingga bermanfaat pada ekonomi masyarakat serta sejumlah program kerakyatan lainnya. Katena itu, Komperensi meminta pada masyarakat yang hadir untuk memilih dan memenangkan mereka. Sehingg visi misi dan program yang diusung, bisa di wujudkan secara bertahap.(rls)