
PEKANBARU - Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman meminta seluruh pihak terkait, baik pemerintah, masyarakat maupun perusahaan swasta untuk mendukung proses penuntasan pembangunan proyek strategis nasional (PSN) yang ada di Riau.
"PSN yang ada hubungannya dengan kabupaten dan kota, kalau ada masalah ini sama-sama kita selesaikan. Jangan didiamkan," kata pria yang akrab disapa Andi Rachman tersebut kepada GoRiau.com di Desa Kasikan, Kecamatan Tapung Hulu, Kampar, Riau, Minggu (27/8/2017).
Untuk itu, pihaknya kini terus menginventarisir apa saja kendala yang dihadapi PSN di lokasi pembangunan.
"Intinya PSN nggak boleh terkendala," tegasnya.
Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 58 Tahun 2017, sebagai perubahannya Perpres Nomor 3/2017 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional, disebutkan bahwa ada 11 PSN yang ada di Riau, yaitu Jalan Tol Pekanbaru Dumai, Jalan Tol Pekanbaru-Bukittinggi, Jalan Tol Jambi-Rengat, Jalan Tol Rengat-Pekanbaru, Jalan Tol Dumai-Rantau Prapat (Sumut).
Kemudian, Kereta Api Jambi-Pekanbaru, Kereta Api Rantau Prapat-Duri-Pekanbaru, Upgrading kilang-kilang, Eksisting RDMP Jateng-Riau-Sumsel-Jabar-Kaltim, Bendungan Rokan Kiri, Kawasan Industri Dumai, dan Kawasan Industei Tanjung Buton. (adv)