PEKANBARU - Zaman saat ini semakin berkembang dan maju. Bahkan di negara maju dan berkembang selain Indonesia, sudah diwajibkan menguasai bahasa asing selain bahasa negaranya sendiri. Indonesia memiliki ragam bahasa daerah dan dipersatukan melalui Bahasa Indonesia.

Gubernur Riau, Drs H Syamsuar MSi usai menjadi narasumber di Fisip Universitas Riau, Rabu (7/8/2019) mengatakan, bahwa jika mahasiswa/i di Provinsi Riau mampu kuasai tiga bahasa asing bisa selamat dunia dan akhirat.

"Bahasa asing itu, yaitu bahasa Arab, bahasa Inggris dan terakhir bahasa Mandarin. Sangat jarang saat ini generasi muda yang mampu menguasai banyak bahasa asing. Meskipun kita menguasai bahasa asing, tidak melunturkan patriotisme kita terhadap NKRI," kata Syamsuar.

Jika menguasai bahasa Arab, menurut Syamsuar, tentunya bisa membaca tulisan Arab. Artinya, jika kita fasih membaca Al Quran akan membuat sejuk hati dan pikiran, serta memahami arti kandungan Al Quran.

"Banyak contohnya, bisa bahasa dan membaca Arab, dapat beasiswa. Bahkan dapat kemudahan-kemudahan lainnya dalam berbagai bidang," ungkap Syamsuar.

Begitu dengan bahasa Inggris dan Mandarin, menurut Syamsuar, dalam dunia International fasih berbahasa Inggris sangat diperlukan. Sementara bahasa Mandarin, juga diperlukan dalam perdagangan.

"Ketiga bahasa itu menurut saya sangat perlu, namun bukan berarti bahasa asing lainnya tidak diperlukan. Memiliki kemampuan menguasai banyak bahasa asing sangat bagus. Apalagi saat ini banyak peluang jika kita menguasai banyak bahasa," jelas Syamsuar. ***