SIAK SRI INDRAPURA - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)  Kabupaten Siak menargetkan perolehan dana zakat pada Tahun 2019 sebesar 2,1 Miliar Rupiah. Target tersebut disampaikan pengurus Baznas Kabupaten Siak sempena rapat persiapan pelaksanaan Gemar Berzakat 2019  di Siak Sri Indrapura, Senin siang (15/4/2019).

"Target Baznas Kabupaten Siak pada Gemar Berzakat 2019 ini sebesar 2.1 M. Untuk memenuhi target tersebut, hari ini kami mengundang seluruh Camat dan ketua UPZ se-Kabupaten Siak, untuk mengkoordinasikan upaya peningkatan jumlah zakat," sebut Ketua Baznas Siak Abdul Rasyid Soeharto. 

Kata dia, beberapa cara yang akan dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berzakat, diantaranya melalui kerjasama dengan Kementerian Agama untuk memaksimalkan peran muballigh dalam mensosialisasikan kewajiban zakat. 

Cara lain kata Rasyid, adalah dengan memanfaatkan media luar ruang seperti billboard dan spanduk,  serta melalui siaran radio pemerintah daerah untuk menyampaikan ajakan membayar zakat. 

Ads
"Selain itu, kami juga meminta bantuan para Camat dan UPZ agar mendata keseluruhan potensi zakat di wilayahnya," sebutnya. 

Agar gerakan sosialisasi itu massif, Rasyid juga mengatakan seperti ditahun-tahun sebelumnya, Pemkab Siak dan Baznas juga akan kembali melaksanakan Kegiatan Gerakan Masyarakat (Gemar) Berzakat untuk Tahun 2019. 

"Kegiatan Gemar Berzakat untuk yang ke-6 kalinya, InsyaAllah akan dilaksanakan pada minggu kedua dibulan Ramadhan, bertepatan dengan kegiatan Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Siak," jelasnya. 

Bupati Siak Alfedri yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan dukungannya bagi pelaksanaan kegiatan Gemar Berzakat Tahun 2019 ini. 

"Pemkab Siak komit mendukung Gemar Siak Berzakat yang rutin dilaksanakan oleh Baznas Siak setiap tahunnya. Alhamdulillah sejak mulai dilaksanakan pada tahun 2014 lalu, pengumpulan Zakat melalui kegiatan Gemar Berzakat terus meningkat," kata Alfedri di Ruang Rapat Zamrud Komplek Abdi Praja.

Ia juga menghimbau seluruh Camat dan qketua UPZ se-Kabupaten Siak, untuk membantu pendataan masyarakat yang sudah mampu untuk berzakat, agar data yang dihasilkan akurat dan pemgumpulan serta penyaluran dana zakat tepat sasaran. 

"Meskipun berzakat itu datang dari hati, akan tetapi kita selaku Pemerintah Daerah dan Badan Amil Zakat, berkewajiban mengingatkan masyarakat yang mampu untuk menunaikan kewajiban berzakat," sebut Alfedri. ***