BENGKALIS, GORIAU.COM - Tuan rumah Riau dipastikan tidak mendapat medali dari cabang Layar PON XVIII. Pasalnya, empat kelas dari 16 kelas yang diikuti, rata-rata menempati posisi juru kunci sehingga tidak memungkinkan untuk meraih medali meski pertandingan masih menyisakan satu hari lagi.

Berdasarkan hasil yang dirilis panitia pertandingan sampai hari keempat, untuk kelas Mistral OD putra, Riau yang menurunkan I Ketut Shasa Krisna hanya mampu menempat urutan keenam dengan telah menyelesaikan 9 race dari 12 yang direncanakan. Peringkat teratas di kelas ini diduki Jawa Timur, I Made Astika Oye.

Kemudian di kelas Hobie 16, dari 6 provinsi yang ambil bagian, Riau yang diperkuat Suhaimi menempati peringkat paling buncit. Pemuncak di kelas ini ditempati Kusdiana dari DKI Jakarta. Selanjutnya di kelas 420 putra, Riau yang menurunkan Tedi Hidayat juga menempati urutan terakhir dari 7 peserta yang ambil bagian. Kelas ini dirajai oleh atlet dari Jawa Timur, Hedi Yunus B.

Kelas terakhir yang diikuti Riau adalah Optimist perempuan. Dari 7 race yang telah diselesaikan, atlet tuan rumah menempati peringkat 7 dari 11 peserta yang ambil bagian. Untuk nomor ini lagi-lagi atlet DKI yang memimpin, yakni Nurul Rahma Iedha.

Secara umum untuk cabang Layar PON XVIII Riau yang dipusatkan di Selatbaru, sampai hari keempat, DKI Jakarta merajai dengan menempatkan atletnya di peringkat teratas di empat kelas yakni, kelas Fireball Open, Tecnho Girls, Hobie 16 Open dan Optimist Girls. Kemudian disusul Jawa Timur juga menempatkan atlet di peringkat teratas di empat kelas, yakni RSX Men, RSX Women, Mistral OD Men dan 240 Boy.

Di peringkat ketiga ditempati Sulawesi Selatan dengan menempatkan tiga atlet di posisi teratas, masing-masing di kelas 420 Girls, 470 Open dan Techno Boys. Sementara Bali yang selama ini dikenal sebagai gudangnya atlet layar, hanya menempatkan satu atletnya di peringkat teratas, yakni Oka Sulaksana di kelas Mistral OD H/W Men.

Meski hari ini cabang Layar masih menggelar pertandingan, namun hasilnya diperkirakan tidak akan mempengaruhi lagi. Hari ini terakhir ini merupakan kesempatan bagi peserta untuk memperbiki nilai saja, tapi cukup sulit untuk memperbaiki peringkat.(jfk)