
PEKANBARU, GORIAU.COM - Kasus kejahatan seksual terjadap anak kini terjadi di Pekanbaru. Tidak tanggung, kali ini korbannya ada sebanyak enam orang bocah dan telah mengadukan nasib mereka ke Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Riau.
"Kasusnya masih tahap perlindungan saksi dan kemungkinan akan ditindaklanjuti," kata seorang pegawai P2TP2A Riau yang enggan disebutkan namanya, Senin (5/5/2014).Ketika itu, pejabat pada lembaga pemerintah tersebut tidak sedang berada di tempat.Keenam bocah yang diduga menjadi korban pencabulan itu diantaranya adalah P (9 tahun/perempuan), R (4 tahun/perempuan), A (4 tahun/perempuan), Z (3 tahun/perempuan) dan M (7 tahun/ perempuan), kemudian T (6 tahun/pria).Menurut keterangan BM, orang tua salah seorang korban, pelaku adalah RD, seorang remaja yang tinggal tidak jauh dari lokasi tempat tinggal para korban.'"Kami berharap kasus ini segera diusut dan pelaku segera dapat mendapatkan ganjarannya," kata dia.Menurut catatan Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, kasus pencabulan marak terjadi di daerah itu. "Cukup banyak, kebanyakan pelakunya memang dari kalangan orang dekat korban," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru, Kompol Arief Fajar Satria. (fzr/ant)